Connect with us

News

IPM Jabar Meningkat, Didi Sukardi: Jangan Hanya Tinggi di Angka, Lemah di Pemerataan

Published

on

KOTA BANDUNG – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 mencatat kenaikan signifikan menjadi 75,9 poin, meningkat dari 74,92 pada tahun sebelumnya.

Capaian ini melampaui target 74,39 poin, sekaligus menunjukkan tren positif pembangunan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, Didi Sukardi, menilai peningkatan IPM tidak lepas dari kerja kolektif pemerintah daerah dalam memperbaiki sektor kesehatan, pendidikan, dan standar hidup masyarakat.

“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi cerminan dari membaiknya kualitas hidup masyarakat Jawa Barat. Namun, tantangan ke depan adalah memastikan pemerataan, bukan hanya peningkatan,” ujar Didi.

Dari sisi kesehatan, perbaikan terlihat pada meningkatnya usia harapan hidup menjadi 75,53 tahun serta menurunnya angka kematian balita.

Menurut Didi, capaian ini harus dijaga dengan memperkuat layanan kesehatan primer hingga ke tingkat desa.

“Fasilitas kesehatan jangan hanya terkonsentrasi di perkotaan. Kita perlu dorong distribusi tenaga medis dan layanan kesehatan yang merata hingga pelosok,” tegasnya.

Pada sektor pendidikan, peningkatan harapan lama sekolah menjadi 13,02 tahun dan rata-rata lama sekolah mencapai 9,46 tahun menjadi indikator penting.

Program bantuan seperti BOPD, BPMU, serta beasiswa bagi siswa kurang mampu dinilai efektif dalam menjaga akses pendidikan.

Namun, Didi mengingatkan bahwa pembangunan fisik seperti ruang kelas dan unit sekolah baru harus diiringi dengan peningkatan kualitas tenaga pendidik.

“Jangan hanya bangun gedung, tapi pastikan kualitas guru meningkat. Pelatihan berbasis kompetensi dan adaptasi digital harus dipercepat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi pendidikan sebagai solusi mengatasi kesenjangan kualitas antara wilayah kota dan kabupaten.

Menurutnya, platform pembelajaran digital harus dirancang inklusif agar bisa diakses oleh seluruh siswa, termasuk di daerah dengan keterbatasan infrastruktur.

Selain itu, Didi memberikan sejumlah masukan strategis untuk peningkatan IPM ke depan.

Pertama, pemerintah perlu fokus pada penguatan ekonomi keluarga melalui program pemberdayaan berbasis komunitas agar daya beli masyarakat meningkat secara berkelanjutan.

Kedua, intervensi pendidikan harus menyasar pencegahan putus sekolah di tingkat menengah, terutama di daerah dengan tingkat kerentanan sosial tinggi.

Ketiga, integrasi data antar sektor perlu diperkuat agar kebijakan lebih tepat sasaran.

“IPM tinggi harus berdampak langsung pada kesejahteraan. Kita ingin masyarakat tidak hanya lebih sehat dan terdidik, tetapi juga memiliki daya saing ekonomi yang kuat,” tutupnya.

Dengan sinergi kebijakan yang tepat, DPRD Jawa Barat optimistis peningkatan IPM ke depan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga merata di seluruh wilayah.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Didi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan

Published

on

By

CIAMIS – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah kembali terlihat di Dusun Sukadana RT 006/RW 007 Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan musola berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, para pemuda, aparatur desa, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Didi Sukardi yang turut memberikan dukungan moril terhadap pembangunan musola tersebut.

Didi Sukardi menyampaikan bahwa pembangunan musola bukan hanya sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga membangun pusat kebersamaan, pendidikan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Musola ini nantinya bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat mempererat silaturahmi, pembinaan generasi muda, serta pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kekompakan warga Dusun Sukadana yang masih menjaga budaya gotong royong,” ujar Didi.

Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga musola dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Warga bersama-sama mengikuti prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah ibadah yang telah lama diharapkan masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan semua pihak yang telah membantu terlaksananya pembangunan musola di wilayah mereka.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap keberadaan musola nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi sarana pendidikan spiritual bagi generasi muda di Dusun Sukadana Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.

Continue Reading

News

Didi Sukardi Ingatkan Pentingnya Memilih Hewan Kurban yang Sehat

Published

on

By

TASIKMALAYA — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi membeli satu ekor sapi kurban dari peternak di Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi PKS itu mengajak masyarakat lebih cermat memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi syariat.

Menurut Didi, kualitas hewan kurban menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah Iduladha.

Karena itu, masyarakat tidak sebaiknya hanya mempertimbangkan ukuran hewan, tetapi juga kondisi kesehatannya.

“Alhamdulillah hari ini saya membeli sapi kurban di Tasikmalaya. Saya mengajak masyarakat memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, cukup umur, dan layak untuk dikurbankan,” kata Didi belum lama ini.

Ia menjelaskan, hewan kurban yang baik biasanya memiliki fisik aktif, nafsu makan normal, mata cerah, serta tidak mengalami cacat ataupun penyakit.

Selain itu, pembelian dari peternak terpercaya juga dinilai penting agar kualitas hewan tetap terjaga hingga hari penyembelihan.

Didi menilai momentum Iduladha tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama para peternak lokal di daerah.

“Ketika masyarakat membeli hewan kurban dari peternak lokal, maka ekonomi warga ikut bergerak. Ini menjadi bagian dari semangat berbagi dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Legislator asal daerah pemilihan Jabar XIII meliputi Kabupaten Ciamis, Kuningan, Kota Banjar, dan Pangandaran itu berharap pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lancar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban agar daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

Momentum Iduladha, lanjut Didi Sukardi, harus menjadi penguat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Continue Reading

News

Kamis Berdzikir, Didi Sukardi Ajak Kader Perkuat Spirit Keislaman

Published

on

By

CIAMIS — DPD PKS Kabupaten Ciamis kembali menggelar kegiatan rutin “Kamis Berdzikir” sebagai upaya menjaga semangat ibadah dan memperkuat kebersamaan kader pasca-Ramadhan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DPD PKS Kabupaten Ciamis, Kamis (21/5/2026).

Acara ini mengundang kader, simpatisan, pengurus DPC PKS Ciamis, DPRa, anggota pelopor se-Kecamatan Ciamis, hingga masyarakat sekitar kantor DPD PKS Ciamis.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 16.15 WIB dengan pembelajaran tahsin Al-Qur’an bersama Ustaz Syamil M Haq Al Hafidz.

Setelah itu, peserta mengikuti tausiyah yang disampaikan Dr. H. Irfan Soleh, S.Th.I., MBA, pimpinan Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis.

Ketua DPD PKS Ciamis Didi Sukardi menilai kegiatan keagamaan seperti “Kamis Berdzikir” memiliki peran penting dalam menjaga kualitas spiritual kader sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Didi, aktivitas politik harus berjalan seiring dengan pembinaan moral dan nilai keislaman agar melahirkan kepemimpinan yang berintegritas.

“PKS tidak hanya fokus pada kerja politik, tetapi juga membangun karakter dan ruhiyah kader. Kegiatan seperti Kamis Berdzikir menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus istiqomah menghadiri majelis ilmu dan kegiatan pembinaan rutin.

Menurutnya, konsistensi dalam menjaga kedekatan kepada Allah SWT menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan sosial maupun politik.

“Kader yang kuat bukan hanya aktif di lapangan, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kokoh. Dari kegiatan seperti ini lahir energi positif untuk terus melayani masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan rutin tersebut, DPD PKS Ciamis berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai dakwah tetap tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi sarana memperkuat silaturahmi antar kader dan warga sekitar.

Continue Reading

Trending