Connect with us

News

Pesan KDS untuk Ibnu Abdillah: Lanjutkan Perjuangan, Bawa Ciamis Makin Maju

Published

on

CIAMIS — Bergabungnya Ibnu Abdillah Hamam Fauzi sebagai anggota DPRD Kabupaten Ciamis melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) bukan sekadar pergantian posisi.

Kehadiran Ibnu diharapkan menjadi kelanjutan perjuangan sekaligus energi baru bagi Fraksi PKS dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Ciamis.

Ibnu Abdillah mulai menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Ciamis menggantikan almarhum Dede Herli.

Pergantian tersebut membawa pesan penting: perjuangan yang telah dirintis tidak boleh berhenti, tetapi harus dilanjutkan dengan kerja nyata dan tanggung jawab yang lebih besar.

Didi Sukardi menyampaikan pesan khusus kepada Ibnu agar mampu menjaga amanah yang kini berada di pundaknya.

Menurutnya, menjadi anggota DPRD bukan hanya soal menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat yang telah diberikan melalui proses politik.

“Yang paling penting adalah melanjutkan perjuangan yang sudah ditorehkan almarhum Dede Herli. Kebaikan yang sudah digagas jangan sampai berhenti. Justru harus dipertahankan dan ditingkatkan,” pesan Didi.

Ia menilai Ibnu memiliki tantangan untuk meneruskan kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah pemilihan yang sebelumnya menjadi ruang pengabdian Dede Herli.

Menurut Didi, mempertahankan kebaikan merupakan pekerjaan yang tidak kalah berat dibandingkan memulainya.

Karena itu, Ibnu perlu membangun komunikasi yang kuat dengan masyarakat, sesama anggota DPRD, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

“Jangan hanya meneruskan kursinya, tetapi teruskan nilai perjuangannya. Masyarakat membutuhkan wakil yang hadir, mendengar dan kemudian memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan mereka,” ujarnya.

Pesan untuk Seluruh Fraksi PKS

Didi juga mengingatkan seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Ciamis agar menjadikan momentum tersebut sebagai penguat soliditas dan semangat pengabdian.

Menurutnya, setiap anggota fraksi memiliki peran yang saling melengkapi. Karena itu, kekuatan Fraksi PKS tidak boleh bertumpu pada satu atau dua orang, melainkan pada kerja bersama dalam menjalankan tiga fungsi utama DPRD: legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Ia menekankan bahwa kondisi Ciamis membutuhkan wakil rakyat yang tidak sekadar hadir dalam rapat, tetapi mampu membaca persoalan masyarakat dan menerjemahkannya menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata.

“Fraksi harus menjadi satu kesatuan perjuangan. Kita boleh berbeda dalam cara melihat persoalan, tetapi tujuan akhirnya harus sama, yaitu bagaimana Ciamis semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” kata Didi.

Bagi Didi, politik di DPRD seharusnya tidak berhenti pada perdebatan kepentingan, tetapi menjadi ruang untuk mencari solusi. Setiap kebijakan, anggaran dan regulasi harus memiliki keberpihakan yang jelas kepada kebutuhan masyarakat.

Ia pun berharap kehadiran Ibnu dapat memperkuat kerja Fraksi PKS, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan DPRD yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Jabatan hanya sementara, tetapi jejak pengabdian akan diingat masyarakat. Karena itu, mari kita jaga amanah ini bersama-sama dan gunakan setiap ruang yang ada untuk memberikan manfaat bagi Ciamis,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Didi Sukardi Bakar Semangat Kader PKS Ciamis

Published

on

By

CIAMIS — Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, H. Didi Sukardi, membakar semangat kader untuk menghadapi kontestasi politik 2029.

Ia menegaskan, PKS tidak hanya membidik penambahan kursi legislatif, tetapi juga menargetkan kadernya memimpin Kabupaten Ciamis sebagai bupati.

Pernyataan itu disampaikan Didi saat memberikan arahan dalam Training Orientasi Partai Bidang Relawan dan Saksi Nasional yang digelar DPD PKS Kabupaten Ciamis, Senin, (31/08).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas dan kesiapan kader menghadapi agenda politik mendatang.

Didi menyebut target tersebut memang tidaklah ringan. Namun, ia meyakini target sembilan kursi DPRD Kabupaten Ciamis hingga memenangkan kader PKS sebagai bupati pada 2029 dapat dicapai jika seluruh kader bergerak bersama.

“Bagaimana caranya menambah kursi dari lima menjadi sembilan? Kader PKS harus menjadi bupati Ciamis 2029. Ini berat, tetapi akan menjadi ringan kalau kita pahami bahwa terlibat di PKS kita niatkan sebagai ibadah,” tegas Didi.

Menurutnya, PKS tidak bisa mengandalkan kekuatan finansial dalam menghadapi pertarungan politik.

Justru keterbatasan tersebut harus mendorong kader memperkuat soliditas, pelayanan kepada masyarakat, kerja kolektif, dan militansi.

“Karena kita tidak punya cukup uang, itu justru menjadi ciri PKS. Kita punya kader, kita punya kebersamaan, dan kita punya semangat untuk melayani,” ujarnya.

Didi juga menekankan pentingnya membangun kesadaran bahwa aktivitas politik kader bukan semata-mata mengejar jabatan.

Setiap kerja politik harus berangkat dari niat pengabdian dan ibadah.

“Kalau niat kita ibadah, insyaallah kita tidak mudah lelah. Kita tidak menghitung apa yang kita dapat, tetapi apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat,” katanya.

Perkuat Relawan dan Saksi

Training tersebut juga menjadi momentum memperkuat barisan relawan dan saksi sebagai bagian penting dalam strategi pemenangan pemilu.

Didi mendorong kader memahami tugas, menjaga integritas, sekaligus memastikan suara masyarakat terlindungi dalam setiap tahapan pemilu.

Target sembilan kursi sendiri sejalan dengan agenda penguatan struktur dan kaderisasi PKS Ciamis. Didi sebelumnya juga menekankan bahwa kemenangan politik harus dibangun melalui kaderisasi, pelayanan publik, serta kerja nyata di tengah masyarakat.

Dalam struktur kepengurusan periode 2025–2030, Didi Sukardi tercatat sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis.

Didi juga menegaskan identitas ideologis partainya.

“PKS satu-satunya partai yang berasas Islam,” ujarnya, seraya mengajak kader menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas politik dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan target lima menjadi sembilan kursi dan cita-cita mengantarkan kader PKS menjadi Bupati Ciamis 2029, Didi meminta seluruh kader tidak melihat beratnya target sebagai alasan untuk mundur.

“Kalau kita bergerak bersama dan kita niatkan sebagai ibadah, yang berat akan menjadi ringan,” pungkasnya.

Continue Reading

News

Abu Bakar Sidik Apresiasi Kemenag Dorong PTKI Unggul

Published

on

By

CIAMIS — Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Fraksi PKS, Abu Bakar Sidik, mengapresiasi Kementerian Agama (Kemenag) yang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Abu Bakar dalam kegiatan Peningkatan Mutu Pendidikan Islam 2026 di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Maarif, Ciamis, Senin, (31/08).

Kegiatan tersebut mengangkat sosialisasi kebijakan pengembangan dosen, tenaga kependidikan, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi menuju Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang unggul di Ciamis.

Menurut Abu Bakar, kegiatan seperti Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) memiliki peran penting.

Selain menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan wawasan keislaman masyarakat, program tersebut juga menjadi sarana Kemenag menyampaikan berbagai kebijakan pendidikan Islam secara langsung.

“Sebagai wakil masyarakat Ciamis, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kemenag yang telah melakukan edukasi peningkatan wawasan agama Islam bagi masyarakat melalui program NGOPI,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan pengembangan dosen, penguatan tenaga kependidikan, serta peningkatan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi menjadi fondasi penting untuk mewujudkan PTKI yang unggul.

Ia menegaskan, kelengkapan sarana dan prasarana saja tidak cukup untuk membangun perguruan tinggi berkualitas.

Perguruan tinggi membutuhkan dosen yang terus berkembang kompetensinya, tenaga kependidikan yang kuat, serta pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.

“Sebagai wakil rakyat sekaligus bagian dari masyarakat, saya sangat mendorong kebijakan ini. Walaupun sarana dan prasarana lengkap, tanpa pengembangan kompetensi dosen, penguatan tenaga kependidikan, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mustahil tercipta PTKI yang unggul,” katanya.

Ia berharap kebijakan tersebut semakin memperkuat kualitas PTKI sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi.

“Pendidikan Islam harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai akhlak dan karakter,” pungkasnya.

Continue Reading

News

Ibnu: Desil Jangan Hanya Andalkan Data Administratif

Published

on

By

CIAMIS — Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Ibnu Abdillah Hamam Fauzi, mendorong pemerintah memastikan penerapan data desil berjalan secara akurat dan rasional.

Ia menyampaikan hal itu saat menggelar reses di Saung Sawah Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Jumat (28/8/2026).

Menurut Ibnu, pemerintah perlu merasionalisasi kembali penggunaan data desil agar benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya

Data yang akurat akan membuat proses penentuan penerima bantuan berlangsung lebih objektif.

“Desil ini harus lebih dirasionalisasi. Datanya harus akurat supaya penentuan penerima bantuan lebih objektif. Jangan sampai penerapannya seperti uji coba, kemudian dampaknya justru kurang pas di masyarakat,” katanya.

Ia berharap pemerintah tidak hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga memastikan kondisi faktual masyarakat masuk dalam proses pendataan dan pemutakhiran.

Ibnu menilai ketepatan data menjadi kunci agar program bantuan sosial mencapai warga yang benar-benar membutuhkan.

“Harapannya, dengan adanya desil ini bantuan pemerintah semakin tepat sasaran. Jangan sampai karena data yang kurang akurat, masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan justru tidak mendapatkannya,” ujarnya.

Selain persoalan data desil, masyarakat dalam reses tersebut juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan selokan dan kali.

Infrastruktur drainase tersebut dinilai membutuhkan perhatian agar fungsi saluran air tetap optimal dan tidak menimbulkan persoalan bagi lingkungan warga.

Ibnu mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi catatan untuk diperjuangkan melalui lembaga DPRD dan komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Pasti ini menjadi kajian penting yang akan serius kita perhatikan. Seluruh aspirasi yang hari ini disampaikan akan kami bahas bersama eksekutif,”pungkasnya.

Continue Reading

Trending