News
Menjaga Alam Wujud Hakiki Kemerdekaan
CIAMIS — Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum krusial.
Salah satu pesan utamanya adalah memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Demikian disampaikan H. Ade Amran, M.H., anggota Komisi C DPRD Kabupaten Ciamis sekaligus Sekretaris Fraksi PKS, dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Senin, (17/08).
Menurut Ade, Kabupaten Ciamis memiliki potensi alam yang sangat besar. Kabupaten Ciamis tidak hanya memiliki kawasan pertanian, tetapi juga pegunungan, mata air, sungai dan sejumlah situ (danau) yang melengkapi alam Ciamis.
“Kalau kita bicara kemerdekaan, jangan hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Kita juga harus memerdekakan lingkungan kita dari kerusakan, dari sampah, dan dari perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ade.
Ia mencontohkan keberadaan Gunung Sawal yang berada di kawasan utara Ciamis. Menurutnya, kawasan pegunungan tersebut memiliki fungsi ekologis yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi bentang alam.
Gunung Sawal merupakan salah satu kawasan penting bagi tata air dan kehidupan masyarakat di wilayah sekitarnya.
Kawasan hutan dan vegetasinya berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyimpan air dan menopang keberlangsungan sumber-sumber air.
“Gunung Sawal itu dapat dibilang sumber kehidupan. Ada air, ada kawasan resapan, ada oksigen dan ada ekosistem yang harus kita jaga. Kalau kawasan atasnya rusak, dampaknya akan dirasakan masyarakat di bawah,” katanya.
Ade juga menyoroti banyaknya situ yang dimiliki Kabupaten Ciamis. Salah satunya adalah Situ Lengkong Panjalu, yang menurutnya memiliki nilai ekologis, sosial, budaya sekaligus ekonomi.
Menurut dia, keberadaan situ harus dipandang lebih luas. Situ bukan sekadar destinasi wisata, tetapi bagian dari sistem lingkungan yang harus dijaga bersama.
“Kita memiliki banyak situ. Itu adalah kekayaan yang luar biasa. Jangan sampai kita hanya berpikir bagaimana situ menjadi objek wisata, tetapi lupa bagaimana menjaga kualitas air, kawasan sekitarnya dan ekosistemnya,” tuturnya.
Potensi tersebut, lanjut Ade, merupakan modal besar bagi Ciamis untuk membangun ekonomi daerah yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Sisi lain, Ciamis juga memiliki rekam jejak dalam bidang kebersihan dan lingkungan. Berbagai penghargaan bergensi pernah diraih Ciamis sebagai bukti upaya pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan daerah.
“Namin itu bukan akhir cerita. Kita tentu bersyukur dan bangga ketika Ciamis mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang bersih. Tetapi yang lebih penting lagi bagaimana penghargaan itu menjadi budaya hidup masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pemerintah.
Pangkal penguatan sesungguhnya ada dalam kesadaran mandiri masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.
Ia menilai paradigma masyarakat perlu terus dibangun. Sampah bukan semata-mata urusan petugas kebersihan atau pemerintah daerah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari setiap rumah tangga.
“Sampah itu lahir dari aktivitas kita. Maka tanggung jawab pertama juga ada pada kita. Jangan semua sampah kita serahkan kepada pemerintah,” kata Ade.
Ia mendorong agar masyarakat mulai membiasakan memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, mengolah sampah organik dan memanfaatkan kembali sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
Ade melihat semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Ciamis dapat menjadi kekuatan utama dalam gerakan lingkungan.
Menurutnya, pemerintah perlu hadir melalui regulasi, fasilitas, edukasi dan sistem pengelolaan sampah yang baik. Namun pada saat yang sama masyarakat harus menjadi subjek utama gerakan tersebut.
“Pemerintah tidak mungkin mengawasi setiap rumah selama 24 jam. Karena itu yang paling penting adalah kesadaran. Kalau kesadaran sudah tumbuh, masyarakat akan menjaga lingkungannya sendiri,” katanya.
Ia berharap momentum kemerdekaan dapat menjadi titik penguatan gerakan bersama menjaga lingkungan.
Bagi Ade, menjaga lingkungan juga merupakan bentuk investasi jangka panjang.
“Kita mungkin tidak menikmati seluruh hasilnya hari ini. Tetapi pohon yang kita tanam hari ini, sumber air yang kita jaga hari ini, sungai yang kita bersihkan hari ini, itu yang akan dinikmati anak cucu kita,” ujarnya.
Ade pun mengajak masyarakat Ciamis menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum membangun semangat baru: merdeka dari perilaku yang merusak lingkungan.
Ia mengajak masyarakat memulai dari hal-hal sederhana, mulai dari rumah, lingkungan tempat tinggal, sekolah, tempat kerja hingga ruang publik.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan sesuatu yang konkret. Jangan membuang sampah sembarangan, jaga sungai, rawat mata air, tanam pohon dan jaga kawasan Gunung Sawal. Kalau kita mencintai Ciamis, salah satu buktinya adalah kita menjaga alam Ciamis,” tegasnya.
Ade berharap Ciamis ke depan tidak hanya dikenal sebagai daerah yang pernah mendapatkan penghargaan kebersihan, tetapi benar-benar menjadi kabupaten yang memiliki budaya hidup bersih dan kesadaran ekologis yang kuat.
“Ciamis ini dianugerahi alam yang luar biasa. Tugas kita bukan hanya menikmati kekayaan alam, tetapi memastikan alam tersebut tetap ada dan tetap sehat untuk generasi berikutnya. Itulah salah satu cara kita mengisi kemerdekaan,” pungkasnya.
News
Kemerdekaan Momentum Membangun Ciamis Lebih Sejahtera
CIAMIS — Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Ibnu Abdillah Hamam Fauzi mengatakan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan enjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian, persatuan, dan kerja nyata.
Semangat tersebut, salah satunya, menjadi pijakan dalam mendorong pembangunan Kabupaten Ciamis agar semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bagian dari lembaga legislatif Kabupaten Ciamis, lanjut Ibnu, komitmen untuk menyerap aspirasi dan mengawal program pembangunan terus menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah masyarakat.
“Pembangunan tidak cukup hanya tercatat dalam laporan, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Ciamis,”ucap politisi PKS itu.
lebih dalam Ibnu mengurai bahwa kemerdekaan juga memiliki makna yang lebih luas. Masyarakat perlu mendapatkan rasa aman, pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan yang baik, serta kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.
“Pembangunan Ciamis tentunya diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi. Nilai agama, persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial juga perlu menjadi fondasi dalam membangun Ciamis yang kita cintai ini,”terangnya.
Karena itu, sambung Ibnu, pemerintah dan DPRD perlu terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama, pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat.
” Saya kira kita sangat sepakat bahwa kolaborasi menjadi modal penting untuk menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan pembangunan di Ciamis saat ini dan seterusnya. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka! Merdeka! Merdeka,”pungkasnya.
News
Spirit Kemerdekaan Tetap Menyala di Tengah Tekanan Ekonomi
CIAMIS — Kondisi ekonomi yang masih menghadapi tantangan tidak menyurutkan antusiasme masyarakat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Semangat warga terlihat dari berbagai kegiatan dan kreativitas yang menghiasi lingkungan hingga kemeriahan karnaval menuju lapangan upacara.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna, mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap menjaga kemeriahan peringatan kemerdekaan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Menurut Nana, antusiasme warga menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan mampu menyatukan masyarakat.
Warga tidak sekadar memasang ornamen kemerdekaan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan melalui berbagai kegiatan di lingkungan masing-masing.
“Walaupun kondisi ekonomi sedang melemah, kita patut mengacungi jempol antusiasme masyarakat dalam memeriahkan HUT RI ke-81 ini,”katanya.
Ia menilai semangat tersebut menjadi modal sosial yang penting bagi masyarakat.
Kebersamaan dan optimisme warga, kata Nana, perlu terus dijaga agar peringatan kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.
Nana berharap kemeriahan HUT RI ke-81 turut mendorong pemerintah untuk semakin serius memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus berjalan beriringan dengan upaya menghadirkan kehidupan yang lebih sejahtera bagi seluruh rakyat.
“Semoga semangat dan antusiasme masyarakat ini menjadi energi bagi pemerintah untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata dan kemajuan bersama,” katanya.
Nana juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong, kepedulian, dan optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia menegaskan, kemeriahan peringatan kemerdekaan menjadi bukti bahwa masyarakat tetap memiliki energi positif untuk membangun bangsa.
“Merdeka!” pungkasnya.
News
Kemerdekaan adalah Energi Pengabdian
CIAMIS — Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh kader PKS Kabupaten Ciamis.
Mengenakan pakaian putih khas PKS dan peci hitam, Didi bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh kader memaknai kemerdekaan tidak sekadar sebagai peristiwa sejarah, tetapi sebagai panggilan pengabdian bagi masyarakat.
Menurut Didi, kemerdekaan memberi ruang bagi setiap anak bangsa untuk mengambil peran dalam berbagai bidang.
Karena itu, kader PKS harus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, integritas, dan keberpihakan kepada masyarakat.
“Kemerdekaan bukan garis akhir dari perjuangan. Kemerdekaan justru memberi kita ruang untuk melanjutkan perjuangan dengan cara yang lebih nyata, yaitu menghadirkan manfaat dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pesan Didi.
Ia menegaskan, perjuangan generasi hari ini tidak lagi menghadapi penjajah dengan senjata.
Tantangan bangsa kini hadir dalam bentuk kemiskinan, ketimpangan, lemahnya kepedulian sosial, krisis moral, hingga berbagai persoalan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Karena itu, Didi meminta kader PKS tidak cukup hanya berbicara tentang perubahan.
Kader harus hadir di tengah masyarakat, mendengar persoalan mereka, lalu mengambil langkah konkret untuk memberikan solusi.
“Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan itu dengan pengabdian. Jangan sampai kemerdekaan hanya kita rayakan setiap tahun, tetapi tidak kita isi dengan kerja dan kepedulian,” tegasnya.
Didi juga mengingatkan seluruh kader agar menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai energi dalam menjalankan amanah, baik sebagai anggota legislatif, pengurus partai, maupun kader yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui sikap jujur, konsisten, dan keberanian memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Jangan ukur perjuangan hanya dari seberapa besar jabatan yang kita pegang. Ukurlah dari seberapa banyak manfaat yang bisa kita berikan,” ujarnya.
Di hadapan seluruh kader, Didi juga mengajak PKS Kabupaten Ciamis memperkuat soliditas dan memperluas kontribusi.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi pada kesediaan setiap kader untuk bergerak dan bekerja bersama.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Didi, harus menjadi titik refleksi sekaligus momentum memperbarui komitmen perjuangan.
Ia berharap seluruh kader PKS Ciamis mampu membawa semangat kemerdekaan ke dalam setiap ruang pengabdian—dari lingkungan keluarga, masyarakat, pemerintahan, hingga lembaga legislatif.
“Bangsa ini membutuhkan orang-orang yang tidak hanya pandai berbicara tentang kebaikan, tetapi mau berdiri di garis depan untuk mengerjakannya. Mari kita jadikan kemerdekaan sebagai energi untuk terus melayani, memperjuangkan dan menghadirkan kebaikan bagi Ciamis dan Indonesia,” pungkasnya.
-
News4 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News7 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News4 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News3 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News5 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News3 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
-
News4 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News5 bulan agoPeletakan Batu Pertama Masjid Sekolah di Cipaku, Didi Sukardi Tegaskan Peran sebagai Fasilitator
