News
Putera Baubau Persembahkan Rambut Sewu: Satu Langkah Getih
JAKARTA — Industri perfilman horor Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengeksplorasi kekayaan mitologi Nusantara. Film RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Film ini menghadirkan atmosfer horor yang berpijak pada kearifan lokal dan mitos Jawa. Di balik produksi film tersebut terdapat sosok M. Zakir Rasyidin, putra asli Baubau, Sulawesi Tenggara, yang membawa perspektif Indonesia Timur ke panggung perfilman nasional.
Zakir memadukan kekuatan narasi tradisional dengan teknologi sinema modern.
Perpaduan tersebut menghasilkan pengalaman sinematik yang tidak sekadar mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun ketegangan melalui atmosfer, visual, dan permainan audio.
Menurut Zakir, judul Rambut Sewu – Satu Langkah Getih memiliki filosofi yang kuat.
“Sewu berarti seribu. Ini bukan soal satu helai rambut, tetapi tentang ribuan kutukan dan ribuan dendam yang saling mengikat dan menjerat. Satu langkah saja salah, darah menjadi taruhannya. Itu makna dari Satu Langkah Getih,” ujar Zakir.
Pemilihan tema tersebut memperlihatkan upaya film dalam mengartikulasikan mitologi Jawa melalui medium sinema kontemporer. Unsur tradisi tidak sekadar menjadi latar, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun konflik dan karakter cerita.
Launching Trailer di XXI Metropole
Menjelang penayangan perdana, tim produksi akan menggelar Launching Trailer & Poster Resmi pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat.
Acara tersebut akan menghadirkan para pemain, tim kreatif, serta puluhan media nasional. Penonton dan awak media juga akan menyaksikan trailer perdana dengan dukungan tata suara Dolby Surround.
Teknologi audio tersebut memperkuat atmosfer teror dari berbagai penjuru ruang, sementara visual film menawarkan lanskap hutan berkabut, nuansa kelam, serta teror rambut yang terus menghantui.
Kehadiran Rambut Sewu – Satu Langkah Getih sekaligus mempertegas eksistensi talenta dari Indonesia Timur dalam industri film nasional.
Zakir membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis ketika bertemu dengan keberanian mengangkat cerita lokal ke dalam kemasan sinema modern.
RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih tayang serentak di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
News
Kekeringan Mengancam, Nana Sutisna Desak Pemkab Ciamis Gerakkan Penghijauan
CIAMIS – Krisis air akibat darurat kekeringan menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.
Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air, salah satunya melalui gerakan penghijauan dan penanaman pohon resapan secara masif di kawasan pedesaan.
Anggota DPRD PKS Ciamis, Nana Sutisna, menilai gerakan menanam pohon yang berfungsi menjaga resapan air belum menjadi gerakan bersama yang masif dan terencana di tingkat pemerintah daerah.
Nana mengungkapkan, dirinya pernah menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Ia mendorong pemerintah menginisiasi penanaman pohon resapan di sekitar sumber mata air, lembah, serta kawasan hulu atau lebak yang tersebar di pelosok desa.
“Pohon seperti picung dan aren bisa ditanam di sekitar sumber mata air maupun lembah-lembah. Tujuannya untuk membantu menjaga ketersediaan air, terutama ketika memasuki musim kemarau,” ujar Nana Sutisna.
Menurutnya, kondisi geografis dan siklus cuaca di Ciamis membuat masyarakat perlu mempersiapkan ketersediaan air sejak musim penghujan.
Air hujan yang turun perlu dikelola agar tidak seluruhnya mengalir begitu saja, tetapi sebagian dapat terserap dan tersimpan di dalam tanah.
Nana mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas, serta masyarakat untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan bersama.
Penanaman pohon tidak cukup dilakukan secara seremonial, tetapi perlu dirancang berkelanjutan dengan menentukan lokasi, jenis tanaman, serta pemeliharaannya.
“Karena kita memiliki musim hujan dan musim kemarau, maka dari sekarang ayo kita mulai masifkan penghijauan di kampung-kampung,” katanya.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga sumber mata air sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan ketersediaan air masyarakat Ciamis dalam menghadapi musim kemarau.
News
TOP Dapil 5, KDS Tekankan Pengabdian Terbaik bagi Masyarakat
CIAMIS – Bidang Relawan dan Saksi Nasional DPD PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Dapil 5 di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari wilayah daerah pemilihan (dapil) 5.
TOP menjadi bagian dari pembekalan dan penguatan kapasitas relawan serta saksi PKS di tingkat wilayah.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh peserta untuk bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Menurut Didi, aktivitas politik tidak cukup hanya berorientasi pada agenda internal organisasi.
Relawan dan kader juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui kerja dan pengabdian yang memberikan manfaat.
“Harus siap bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Didi dalam arahannya.
Didi menilai keberadaan relawan dan saksi memiliki peran penting dalam membangun komunikasi organisasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kesiapan struktur menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
Sementara itu, Dony Sugandi menyampaikan pentingnya mengaktivasi saksi sejak dini.
Menurutnya, kesiapan saksi tidak seharusnya dibangun menjelang pelaksanaan pemilu saja, tetapi perlu dipersiapkan jauh sebelumnya.
“Untuk mengaktivasi saksi dilakukan sejak dini, karena kemenangan PKS harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Dony.
News
Fraksi PKS Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda APBD Ciamis 2027
CIAMIS – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Ciamis menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2027, Jumat (25/9/2026).
Dalam pandangannya, Fraksi PKS yang disampaikan anggota Fraksi PKS H. Ibnu Abdillah Hamam Fauzi memberikan apresiasi kepada Bupati Ciamis atas penyampaian Raperda APBD 2027.
Fraksi PKS menilai APBD tidak hanya menjadi kumpulan angka pendapatan dan belanja, tetapi juga instrumen kebijakan untuk memastikan pelayanan publik berjalan baik, pembangunan tetap produktif, ekonomi masyarakat tumbuh, serta kemampuan fiskal daerah semakin kuat.
Salah satu perhatian utama Fraksi PKS berkaitan dengan pendapatan daerah. Dalam Raperda APBD 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,668 triliun. Angka tersebut turun sekitar Rp662,3 miliar atau 28,42 persen dibandingkan APBD murni 2026.
Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan meningkat sekitar Rp20,2 miliar atau 5,37 persen.
Fraksi PKS memahami kondisi tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya transfer pemerintah pusat dan pendapatan bagi hasil pajak provinsi.
Fraksi PKS mendorong kondisi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Ciamis.
Peningkatan PAD dinilai perlu dilakukan melalui optimalisasi potensi yang sudah tersedia, peningkatan kepatuhan, digitalisasi pemungutan, optimalisasi aset daerah, peningkatan kinerja BUMD, serta pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat.
Fraksi PKS juga meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan mengenai sumber utama peningkatan PAD 2027, potensi PAD yang masih dapat dioptimalkan, serta strategi konkret meningkatkan PAD tanpa memberikan beban yang tidak proporsional kepada masyarakat dan dunia usaha.
Belanja Daerah Harus Memberikan Manfaat Nyata
Fraksi PKS turut menyoroti rencana belanja daerah dalam Raperda APBD 2027 yang mencapai Rp1,833 triliun.
Dengan rencana pendapatan sebesar Rp1,668 triliun, terdapat defisit sekitar Rp165 miliar yang akan ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp165 miliar.
Dalam kondisi fiskal tersebut, Fraksi PKS mendorong pemerintah daerah agar mengelola belanja secara lebih selektif dan berbasis prioritas.
Setiap program, menurut Fraksi PKS, perlu memiliki sasaran yang jelas, indikator kinerja, lokasi pelaksanaan, kelompok penerima manfaat, serta ukuran hasil yang dapat dievaluasi.
Karena itu, keberhasilan APBD tidak semata-mata diukur dari tingkat penyerapan anggaran.
Yang lebih penting adalah sejauh mana anggaran mampu menghasilkan peningkatan pelayanan publik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fraksi PKS juga mendorong agar prioritas anggaran diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat, penguatan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, lingkungan hidup, pendidikan, serta pembangunan manusia.
PKS Dorong Penguatan Program Magrib Mengaji
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna menambahkan selain aspek fiskal dan pembangunan, Fraksi PKS memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya karakter dan moral generasi muda.
Fraksi PKS menyampaikan amanah dan aspirasi masyarakat mengenai penguatan program Magrib Mengaji sebagai salah satu upaya menghadapi tantangan kehidupan pelajar dan generasi muda saat ini.
Program tersebut dapat diarahkan sebagai gerakan masyarakat yang mendorong anak-anak dan pelajar memanfaatkan waktu selepas Magrib untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an, pembinaan akhlak, serta penguatan nilai keagamaan.
Fraksi PKS menilai program Magrib Mengaji dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengurangi dan memberantas buta huruf Al-Qur’an sekaligus memperkuat ketahanan moral dan karakter generasi muda.
Pemerintah daerah didorong mengkaji bentuk dukungan yang tepat, terukur, dan sesuai dengan kewenangan daerah. Pelaksanaannya dapat melibatkan keluarga, sekolah, masjid, pesantren, majelis taklim, organisasi keagamaan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Fraksi PKS menekankan agar program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program Magrib Mengaji perlu memiliki sasaran, mekanisme pelaksanaan, indikator capaian, dan evaluasi yang jelas.
Minta Pembiayaan Defisit Dikaji Secara Hati-Hati
Fraksi PKS juga menyoroti rencana defisit APBD 2027 sebesar Rp165 miliar yang ditutup melalui pembiayaan netto.
Menurut Fraksi PKS, kebijakan pembiayaan perlu dibahas dengan prinsip kehati-hatian serta memperhatikan keberlanjutan fiskal daerah.
Pemerintah daerah diminta memberikan penjelasan mengenai sumber pembiayaan, dasar perhitungannya, penggunaan pembiayaan, serta konsekuensi fiskalnya terhadap APBD pada tahun-tahun berikutnya.
Fraksi PKS berpandangan bahwa pembiayaan tidak sekadar menjadi instrumen untuk menutup selisih antara pendapatan dan belanja. Pembiayaan juga harus mendukung program yang memiliki manfaat pembangunan secara jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kesinambungan fiskal, kata Fraksi PKS, harus tetap menjadi perhatian bersama dalam penyusunan APBD Kabupaten Ciamis.
PKS Terima Raperda APBD 2027 untuk Dibahas
Di bagian akhir pandangannya, Fraksi PKS memandang penyusunan APBD 2027 sebagai bagian penting dari upaya bersama menjaga kesinambungan pembangunan Kabupaten Ciamis di tengah keterbatasan ruang fiskal.
Setelah memperhatikan penjelasan Bupati Ciamis serta berbagai catatan dan masukan yang disampaikan, Fraksi PKS menyatakan dapat menerima Raperda tentang APBD Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas pada tahapan selanjutnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pandangan umum Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis pada Jumat, 25 September 2026. Pandangan tersebut ditandatangani Ketua Fraksi PKS Nana Sutisna, S.Ag., dan Sekretaris H. Ade Amran, MH.
-
News5 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News8 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News6 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News4 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News6 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News9 bulan agoKDM Rangkul PDIP, Ada Apa?
-
News6 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News5 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
