News
Gebrakan Pemkab Tasikmalaya Bangun Dua RS Baru Tanpa Kuras APBD
TASIKMALAYA – Sebuah sejarah baru dalam peta layanan kesehatan Kabupaten Tasikmalaya tercipta. Melalui diplomasi kebijakan yang intens di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., dan Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., rencana pembangunan dua rumah sakit baru di wilayah Utara dan Selatan kini resmi mendapatkan “lampu hijau”.
Kepastian ini menyusul disetujuinya pengajuan lahan pembangunan rumah sakit tersebut oleh DPRD Kabupaten Tasikmalaya dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD, Rabu (29/4/2026). Persetujuan ini menjadi titik balik bagi pemerataan layanan kesehatan di Bumi Sukapura yang selama ini terkendala oleh luasnya jangkauan geografis.
Salah satu poin paling mencolok dari kebijakan ini adalah model kerja samanya. Menyadari keterbatasan APBD, Pemkab Tasikmalaya menggandeng institusi pendidikan dan organisasi kemasyarakatan besar, yakni Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Persatuan Islam (Persis).
Lahan seluas 10.075 m² yang berlokasi di Desa Tobongjaya, Kecamatan Cipatujah, akan diserahkan pengelolaannya kepada UNPAD. Sementara itu, untuk wilayah utara, lahan seluas 10.000 m² di Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, akan diserahkan kepada PP Persatuan Islam.
Strategi ini dinilai sangat brilian oleh banyak kalangan. Dengan model hibah lahan untuk pembangunan fasilitas publik, Pemkab Tasikmalaya berhasil menghadirkan rumah sakit berkualitas tanpa harus menanggung beban biaya konstruksi dan operasional yang membengkak di anggaran daerah. Ini adalah bukti nyata kepemimpinan yang adaptif dan solutif.
Selama puluhan tahun, warga di wilayah Cipatujah (Selatan) dan Kadipaten (Utara) seringkali harus menempuh perjalanan panjang berjam-jam untuk mencapai RSUD pusat di Singaparna saat menghadapi kondisi darurat. Jarak tempuh ini bukan sekadar angka, melainkan taruhan nyawa bagi pasien gawat darurat.
“Persetujuan DPRD ini adalah kemenangan bagi rakyat. Kita ingin memutus rantai jarak pelayanan medis. Dengan adanya rumah sakit di Tobongjaya dan Pamoyanan, warga di utara dan selatan kini memiliki ‘benteng medis’ yang dekat dengan rumah mereka,” tegas visi besar yang diusung oleh duet Cecep-Asep.
Keberadaan rumah sakit ini nantinya tidak hanya melayani pengobatan, tetapi juga diharapkan menjadi pusat edukasi kesehatan dan penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar lokasi pembangunan.
Komitmen Mewujudkan RPJMD
Langkah strategis ini merupakan ejawantah dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya. Kepemimpinan Bupati Cecep dan Wabup Asep tetap konsisten pada tiga pilar utama: percepatan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan secara fisik maupun non-fisik, serta penguatan layanan dan infrastruktur kesehatan.
Disetujuinya hibah lahan ini membuktikan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen di atas kertas, melainkan panduan kerja nyata yang dieksekusi dengan langkah-langkah progresif. Dengan hadirnya dua rumah sakit baru ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimis indeks kesehatan masyarakat akan meningkat secara signifikan, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat Tasikmalaya yang religius, maju, dan sejahtera.
News
TOP Dapil 4 PKS Ciamis Digelar, Ratusan Peserta Siap Perkuat Kaderisasi
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis kembali menggelar Training Orientasi Partai (TOP) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan konsolidasi struktur partai di tingkat daerah pemilihan.
Kegiatan TOP Dapil 4 tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan kegiatan TOP menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai, visi, misi, serta arah perjuangan partai.
“TOP ini bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kader yang memiliki pemahaman, komitmen, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Didi Sukardi.
Menurutnya, kaderisasi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi politik.
Karena itu, kegiatan seperti TOP perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan saksi di berbagai tingkatan.
Didi menambahkan, para peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi sebagai bagian dari struktur PKS, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Pelaksanaan TOP Dapil 4 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarkader.
Dengan jumlah peserta mencapai 200 orang, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas struktur PKS di wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
“Jadi PKS Kabupaten Ciamis ingin menegaskan bahwa penguatan kaderisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang terstruktur, solid, dan dekat dengan masyarakat,”pungkasnya.
News
PKS Ciamis Gelar TOP Relawan dan Saksi, Target Menang di Setiap Teritori
CIAMIS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi di STAI Al-Ma’arif Imbanagara, Ciamis, belum lama ini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Ciamis.
TOP menjadi bagian dari penguatan struktur dan kesiapan kader PKS menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan pelatihan relawan dan saksi memiliki posisi penting dalam memperkuat kerja-kerja politik partai hingga tingkat teritorial.
Menurutnya, setiap peserta diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan pemenangan PKS di wilayah masing-masing, bukan hanya saat momentum pemilu, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Target kita adalah bagaimana PKS bisa menang di setiap teritori masing-masing. Karena itu, relawan dan saksi harus dipersiapkan dengan baik, memiliki kapasitas, solid, serta memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Didi.
Ia menambahkan, penguatan kader dan relawan juga diarahkan untuk mewujudkan target politik PKS Ciamis dalam jangka panjang, termasuk mendorong kader pelopor untuk maju dan menjadi Bupati Ciamis.
Didi menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja politik yang terencana, konsisten dan dilakukan bersama-sama oleh seluruh struktur serta kader PKS.
“Cita-cita mencalonkan kader pelopor menjadi Bupati Ciamis bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ini membutuhkan kekuatan seluruh kader, relawan, saksi dan struktur partai yang bekerja secara terukur,” katanya.
News
PKS Ciamis Bidik Kemenangan, Targetkan Kader Jadi Bupati
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis terus memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Salah satunya melalui pelaksanaan Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi se-Dapil 6 yang berlangsung di STAI Putra Galuh, Ciamis, pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur kader dan struktur PKS di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 6.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat kesiapan relawan dan saksi hingga tingkat lapangan.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan target politik partai di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, relawan dan saksi memiliki peran strategis dalam memastikan kerja-kerja politik PKS berjalan secara terorganisasi, terukur, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“Target kita jelas, PKS harus menjadi partai pemenang di Ciamis. Karena itu, seluruh kader harus memiliki kesiapan, militansi, dan kemampuan untuk bekerja bersama masyarakat,” ujar Didi.
Ia mengatakan, target tersebut tidak berhenti pada peningkatan perolehan kursi legislatif. PKS juga menargetkan lahirnya kader terbaik yang mampu memimpin Kabupaten Ciamis.
“Target akhirnya adalah bagaimana kader PKS bisa menjadi Bupati Ciamis. Ini memang bukan pekerjaan ringan, tetapi kalau dilakukan dengan kerja keras, konsolidasi yang kuat, dan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, insyaallah bisa diwujudkan,” katanya.
Didi menambahkan, TOP Relawan dan Saksi menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi struktur partai. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat dan menjaga integritas dalam setiap proses politik.
Dengan konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PKS Ciamis optimistis dapat meningkatkan kekuatan politiknya sekaligus membuka peluang lebih besar untuk memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Ciamis.
-
News5 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News8 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News6 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News4 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News6 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News9 bulan agoKDM Rangkul PDIP, Ada Apa?
-
News6 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News4 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
