News
Pesan Mendalam Bupati Tasikmalaya untuk Jemaah Haji Kloter 11
TASIKMALAYA – Halaman Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya berubah menjadi lautan emosi pada Rabu (29/04/2026). Di bawah langit yang khidmat, sebanyak 438 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 KJT resmi dilepas untuk menunaikan rukun Islam kelima. Isak tangis haru dari keluarga yang melepas dan binar bahagia dari para jemaah berpadu dalam prosesi keberangkatan yang sakral.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, yang hadir langsung untuk melepas para tamu Allah tersebut, tampak tak kuasa menahan rasa harunya. Saat berdiri di podium, suaranya sesekali bergetar, mencerminkan beratnya amanah sekaligus rasa syukur atas keberangkatan warganya ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Cecep memberikan pesan yang melampaui sekadar wejangan formal birokrasi. Ia menekankan bahwa perjalanan haji adalah sebuah perjalanan batin yang menuntut transformasi karakter.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang telah dipanggil oleh Allah SWT. Oleh karena itu, niatkanlah ibadah ini murni karena-Nya. Buang jauh-jauh rasa bangga diri atau keinginan untuk dipuji. Haji adalah ujian keikhlasan dan kesabaran hati yang paling nyata,” tutur Cecep.
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah. Sebagai duta bangsa, khususnya perwakilan dari Kabupaten Tasikmalaya yang dikenal religius, jemaah diminta untuk selalu mengedepankan kesantunan dan sikap saling menolong. “Di sana nanti, ego akan diuji. Jangan biarkan perbedaan pendapat merusak kekompakan. Saling jaga, saling bantu, karena kalian adalah satu keluarga besar Agri Tasik,” tambahnya.
Potret Perjuangan dan Penantian
Momen emosional memuncak saat bus mulai dipanaskan. Di antara kerumunan, tampak Ny. Kurniasih (70), seorang jemaah lansia yang telah menanti keberangkatan ini selama belasan tahun. Dengan tangan gemetar, ia berkali-kali mendekap cucunya, seolah ingin menitipkan doa terakhir sebelum berangkat. Pemandangan serupa terlihat di sepanjang barisan bus; pelukan erat antara anak dan orang tua menjadi penutup perjumpaan fisik untuk sementara waktu.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memastikan bahwa setiap jemaah, termasuk lansia seperti Ny. Kurniasih, telah mendapatkan pengawalan kesehatan yang intensif. Persiapan matang mulai dari bimbingan manasik hingga simulasi keberangkatan telah dilakukan jauh-jauh hari guna meminimalisir kendala di Tanah Suci yang cuacanya diprediksi cukup menantang tahun ini.
Rincian Keberangkatan
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Iin Ufairoh, memberikan rincian teknis terkait perjalanan ini. Ia menjelaskan bahwa jemaah Kloter 11 KJT akan terlebih dahulu memasuki Embarkasi Indramayu sebelum bertolak menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Kamis (30/04/2026) sore.
“Hari ini adalah gelombang besar pertama kami dengan 438 jemaah. Setelah ini, kami juga tetap fokus mempersiapkan keberangkatan 177 jemaah sisanya yang tergabung dalam Kloter 29 KJT, yang dijadwalkan berangkat pada Rabu, 13 Mei 2026 mendatang,” jelas Iin.
Prosesi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati. Saat bus-bus mulai perlahan meninggalkan area Islamic Center, lambaian tangan dan sapaan “Labbaik Allahumma Labbaik” sayup-sayup terdengar, mengiringi langkah para tamu Allah menuju perjalanan paling berarti dalam hidup mereka.
News
TOP Dapil 4 PKS Ciamis Digelar, Ratusan Peserta Siap Perkuat Kaderisasi
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis kembali menggelar Training Orientasi Partai (TOP) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan konsolidasi struktur partai di tingkat daerah pemilihan.
Kegiatan TOP Dapil 4 tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan kegiatan TOP menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai, visi, misi, serta arah perjuangan partai.
“TOP ini bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kader yang memiliki pemahaman, komitmen, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Didi Sukardi.
Menurutnya, kaderisasi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi politik.
Karena itu, kegiatan seperti TOP perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan saksi di berbagai tingkatan.
Didi menambahkan, para peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi sebagai bagian dari struktur PKS, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Pelaksanaan TOP Dapil 4 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarkader.
Dengan jumlah peserta mencapai 200 orang, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas struktur PKS di wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
“Jadi PKS Kabupaten Ciamis ingin menegaskan bahwa penguatan kaderisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang terstruktur, solid, dan dekat dengan masyarakat,”pungkasnya.
News
PKS Ciamis Gelar TOP Relawan dan Saksi, Target Menang di Setiap Teritori
CIAMIS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi di STAI Al-Ma’arif Imbanagara, Ciamis, belum lama ini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Ciamis.
TOP menjadi bagian dari penguatan struktur dan kesiapan kader PKS menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan pelatihan relawan dan saksi memiliki posisi penting dalam memperkuat kerja-kerja politik partai hingga tingkat teritorial.
Menurutnya, setiap peserta diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan pemenangan PKS di wilayah masing-masing, bukan hanya saat momentum pemilu, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Target kita adalah bagaimana PKS bisa menang di setiap teritori masing-masing. Karena itu, relawan dan saksi harus dipersiapkan dengan baik, memiliki kapasitas, solid, serta memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Didi.
Ia menambahkan, penguatan kader dan relawan juga diarahkan untuk mewujudkan target politik PKS Ciamis dalam jangka panjang, termasuk mendorong kader pelopor untuk maju dan menjadi Bupati Ciamis.
Didi menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja politik yang terencana, konsisten dan dilakukan bersama-sama oleh seluruh struktur serta kader PKS.
“Cita-cita mencalonkan kader pelopor menjadi Bupati Ciamis bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ini membutuhkan kekuatan seluruh kader, relawan, saksi dan struktur partai yang bekerja secara terukur,” katanya.
News
PKS Ciamis Bidik Kemenangan, Targetkan Kader Jadi Bupati
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis terus memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Salah satunya melalui pelaksanaan Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi se-Dapil 6 yang berlangsung di STAI Putra Galuh, Ciamis, pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur kader dan struktur PKS di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 6.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat kesiapan relawan dan saksi hingga tingkat lapangan.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan target politik partai di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, relawan dan saksi memiliki peran strategis dalam memastikan kerja-kerja politik PKS berjalan secara terorganisasi, terukur, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“Target kita jelas, PKS harus menjadi partai pemenang di Ciamis. Karena itu, seluruh kader harus memiliki kesiapan, militansi, dan kemampuan untuk bekerja bersama masyarakat,” ujar Didi.
Ia mengatakan, target tersebut tidak berhenti pada peningkatan perolehan kursi legislatif. PKS juga menargetkan lahirnya kader terbaik yang mampu memimpin Kabupaten Ciamis.
“Target akhirnya adalah bagaimana kader PKS bisa menjadi Bupati Ciamis. Ini memang bukan pekerjaan ringan, tetapi kalau dilakukan dengan kerja keras, konsolidasi yang kuat, dan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, insyaallah bisa diwujudkan,” katanya.
Didi menambahkan, TOP Relawan dan Saksi menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi struktur partai. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat dan menjaga integritas dalam setiap proses politik.
Dengan konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PKS Ciamis optimistis dapat meningkatkan kekuatan politiknya sekaligus membuka peluang lebih besar untuk memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Ciamis.
-
News5 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News8 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News6 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News4 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News6 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News9 bulan agoKDM Rangkul PDIP, Ada Apa?
-
News6 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News4 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
