Connect with us

News

Fiskal Terbatas, Fraksi Ciamis Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Akuntable

Published

on

CIAMIS – Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah menyusun Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 sebagai bagian dari implementasi RPJMD Kabupaten Ciamis 2025-2029 dan RKPD Tahun 2027.

Namun, di tengah kondisi fiskal daerah yang masih terbatas, Fraksi PKS menilai terdapat sejumlah hal strategis yang perlu mendapat perhatian serius agar penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif, profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari Fraksi PKS, Abu Bakar Sidik, mengatakan salah satu aspek yang perlu diperkuat adalah reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Dokumen KUA-PPAS telah menempatkan reformasi birokrasi sebagai bagian dari prioritas pembangunan. Namun, ukuran keberhasilan tata kelola pemerintahan yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi, dan kepuasan masyarakat masih perlu diperjelas,” ujar Abu Bakar Sidik.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyusun strategi yang lebih konkret untuk meningkatkan indeks tata kelola pemerintahan.

Indikator keberhasilan tidak cukup hanya berorientasi pada terserapnya anggaran, tetapi harus mampu menunjukkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan harus dapat diukur dari manfaatnya. Masyarakat harus merasakan bahwa birokrasi semakin cepat, mudah, transparan, profesional, dan responsif,” katanya.

Selain reformasi birokrasi, Fraksi PKS juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara target indikator makro pembangunan dengan plafon anggaran pada setiap perangkat daerah.

Abu Bakar menilai setiap target dalam RPJMD Kabupaten Ciamis 2025-2029 harus memiliki benang merah yang jelas hingga tingkat program dan subkegiatan.

“Jangan sampai target pembangunan sudah ditetapkan dalam dokumen perencanaan, tetapi dukungan anggarannya tidak cukup kuat. Karena itu, hubungan antara target RPJMD, indikator kinerja, program, kegiatan, hingga alokasi anggaran setiap perangkat daerah harus benar-benar sinkron,” tegasnya.

Fraksi PKS berpandangan bahwa meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik harus direspons pemerintah dengan penguatan prinsip good governance, efisiensi anggaran, reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan, serta akuntabilitas kinerja.

Menurut Abu Bakar, keterbatasan fiskal justru harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk semakin selektif dalam menentukan prioritas anggaran.

“Dalam kondisi fiskal yang terbatas, setiap rupiah anggaran harus menghasilkan manfaat yang nyata. Efisiensi bukan sekadar mengurangi belanja, tetapi memastikan anggaran benar-benar diarahkan kepada program yang memberikan dampak terbesar bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi pelayanan publik juga perlu terus diperkuat agar pelayanan pemerintahan semakin cepat, mudah, transparan, dan terukur.

Fraksi PKS berharap penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 tidak hanya menjadi proses administratif dan penganggaran rutin, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan arah pembangunan Ciamis berjalan sesuai target RPJMD 2025-2029.

“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan APBD bukan hanya seberapa besar anggaran terserap, tetapi seberapa besar manfaat yang diterima masyarakat. Inilah yang harus menjadi orientasi utama dalam penyusunan KUA-PPAS 2027,” pungkas Abu Bakar Sidik.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Putera Baubau Persembahkan Rambut Sewu: Satu Langkah Getih

Published

on

By

JAKARTA — Industri perfilman horor Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengeksplorasi kekayaan mitologi Nusantara. Film RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

Film ini menghadirkan atmosfer horor yang berpijak pada kearifan lokal dan mitos Jawa. Di balik produksi film tersebut terdapat sosok M. Zakir Rasyidin, putra asli Baubau, Sulawesi Tenggara, yang membawa perspektif Indonesia Timur ke panggung perfilman nasional.

Zakir memadukan kekuatan narasi tradisional dengan teknologi sinema modern.

Perpaduan tersebut menghasilkan pengalaman sinematik yang tidak sekadar mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun ketegangan melalui atmosfer, visual, dan permainan audio.

Menurut Zakir, judul Rambut Sewu – Satu Langkah Getih memiliki filosofi yang kuat.

“Sewu berarti seribu. Ini bukan soal satu helai rambut, tetapi tentang ribuan kutukan dan ribuan dendam yang saling mengikat dan menjerat. Satu langkah saja salah, darah menjadi taruhannya. Itu makna dari Satu Langkah Getih,” ujar Zakir.

Pemilihan tema tersebut memperlihatkan upaya film dalam mengartikulasikan mitologi Jawa melalui medium sinema kontemporer. Unsur tradisi tidak sekadar menjadi latar, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun konflik dan karakter cerita.

Launching Trailer di XXI Metropole

Menjelang penayangan perdana, tim produksi akan menggelar Launching Trailer & Poster Resmi pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat.

Acara tersebut akan menghadirkan para pemain, tim kreatif, serta puluhan media nasional. Penonton dan awak media juga akan menyaksikan trailer perdana dengan dukungan tata suara Dolby Surround.

Teknologi audio tersebut memperkuat atmosfer teror dari berbagai penjuru ruang, sementara visual film menawarkan lanskap hutan berkabut, nuansa kelam, serta teror rambut yang terus menghantui.

Kehadiran Rambut Sewu – Satu Langkah Getih sekaligus mempertegas eksistensi talenta dari Indonesia Timur dalam industri film nasional.

Zakir membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis ketika bertemu dengan keberanian mengangkat cerita lokal ke dalam kemasan sinema modern.

RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih tayang serentak di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.

Continue Reading

News

Kekeringan Mengancam, Nana Sutisna Desak Pemkab Ciamis Gerakkan Penghijauan

Published

on

By

CIAMIS – Krisis air akibat darurat kekeringan menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air, salah satunya melalui gerakan penghijauan dan penanaman pohon resapan secara masif di kawasan pedesaan.

Anggota DPRD PKS Ciamis, Nana Sutisna, menilai gerakan menanam pohon yang berfungsi menjaga resapan air belum menjadi gerakan bersama yang masif dan terencana di tingkat pemerintah daerah.

Nana mengungkapkan, dirinya pernah menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup.

Ia mendorong pemerintah menginisiasi penanaman pohon resapan di sekitar sumber mata air, lembah, serta kawasan hulu atau lebak yang tersebar di pelosok desa.

“Pohon seperti picung dan aren bisa ditanam di sekitar sumber mata air maupun lembah-lembah. Tujuannya untuk membantu menjaga ketersediaan air, terutama ketika memasuki musim kemarau,” ujar Nana Sutisna.

Menurutnya, kondisi geografis dan siklus cuaca di Ciamis membuat masyarakat perlu mempersiapkan ketersediaan air sejak musim penghujan.

Air hujan yang turun perlu dikelola agar tidak seluruhnya mengalir begitu saja, tetapi sebagian dapat terserap dan tersimpan di dalam tanah.

Nana mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas, serta masyarakat untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan bersama.

Penanaman pohon tidak cukup dilakukan secara seremonial, tetapi perlu dirancang berkelanjutan dengan menentukan lokasi, jenis tanaman, serta pemeliharaannya.

“Karena kita memiliki musim hujan dan musim kemarau, maka dari sekarang ayo kita mulai masifkan penghijauan di kampung-kampung,” katanya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga sumber mata air sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan ketersediaan air masyarakat Ciamis dalam menghadapi musim kemarau.

Continue Reading

News

TOP Dapil 5, KDS Tekankan Pengabdian Terbaik bagi Masyarakat

Published

on

By

CIAMIS – Bidang Relawan dan Saksi Nasional DPD PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Dapil 5 di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari wilayah daerah pemilihan (dapil) 5.

TOP menjadi bagian dari pembekalan dan penguatan kapasitas relawan serta saksi PKS di tingkat wilayah.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh peserta untuk bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Menurut Didi, aktivitas politik tidak cukup hanya berorientasi pada agenda internal organisasi.

Relawan dan kader juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui kerja dan pengabdian yang memberikan manfaat.

“Harus siap bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Didi dalam arahannya.

Didi menilai keberadaan relawan dan saksi memiliki peran penting dalam membangun komunikasi organisasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kesiapan struktur menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.

Sementara itu, Dony Sugandi menyampaikan pentingnya mengaktivasi saksi sejak dini.

Menurutnya, kesiapan saksi tidak seharusnya dibangun menjelang pelaksanaan pemilu saja, tetapi perlu dipersiapkan jauh sebelumnya.

“Untuk mengaktivasi saksi dilakukan sejak dini, karena kemenangan PKS harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Dony.

Continue Reading

Trending