Connect with us

News

Didi Sukardi Soroti Kepemimpinan Ciamis, Halal Bihalal Prabu Jadi Forum Aspirasi Pemuda

Published

on

CIAMIS – Anggota DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi, menyoroti pentingnya menghadirkan figur kepemimpinan dari Ciamis Kota yang memahami kebutuhan masyarakat lokal.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan halal bihalal Paguyuban Ranca Petir Jambansari Lembur Situ (Prabu) yang digelar di Situs Jambansari, Minggu (12/4/2026).

Menurut Didi, hingga saat ini belum banyak tokoh dari wilayah Ciamis Kota yang mampu menembus posisi strategis dalam kepemimpinan daerah.

Ia juga menyinggung sosok almarhum Yana D. Putra sebagai figur potensial yang belum sempat mewujudkan kepemimpinan tersebut.

“Ke depan, harus ada representasi kuat dari Ciamis Kota yang benar-benar memahami karakter masyarakatnya,” ujarnya.

Kegiatan halal bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi berkembang menjadi forum diskusi strategis terkait arah pembangunan dan kepemimpinan Kabupaten Ciamis.

Ketua Prabu, Dian Budiana atau Kang Iyang, menyebut forum ini lahir dari kegelisahan pemuda lintas wilayah yang ingin berkontribusi nyata bagi daerah.

Ia menegaskan pentingnya ruang komunikasi terbuka antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam diskusi, sejumlah isu mencuat, mulai dari bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran hingga minimnya pemberdayaan pemuda.

“Ini harus menjadi bahan bersama untuk dirumuskan dan disampaikan kepada pemerintah daerah,” kata Kang Iyang.

Forum yang dihadiri berbagai elemen dari Maleber, Pakuncen, Karapajajar, hingga Ranca Petir ini juga menyoroti pentingnya penguatan fondasi daerah. Kang Iyang mengingatkan agar masyarakat lokal tidak tersisih di wilayahnya sendiri.

Selain itu, ia memaparkan kriteria pemimpin ideal, yakni memahami kultur Ciamis serta aktif membangun komunikasi dengan warga.

Aktivis Poros Indoor, Prima Mt Pribadi, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Ia berharap forum serupa digelar rutin agar demokrasi di Ciamis semakin terbuka dan partisipatif.

“Semakin banyak figur muncul, masyarakat akan punya lebih banyak pilihan,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Didi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan

Published

on

By

CIAMIS – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah kembali terlihat di Dusun Sukadana RT 006/RW 007 Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan musola berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, para pemuda, aparatur desa, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Didi Sukardi yang turut memberikan dukungan moril terhadap pembangunan musola tersebut.

Didi Sukardi menyampaikan bahwa pembangunan musola bukan hanya sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga membangun pusat kebersamaan, pendidikan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Musola ini nantinya bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga tempat mempererat silaturahmi, pembinaan generasi muda, serta pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kekompakan warga Dusun Sukadana yang masih menjaga budaya gotong royong,” ujar Didi.

Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga musola dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut.

Warga bersama-sama mengikuti prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah ibadah yang telah lama diharapkan masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan semua pihak yang telah membantu terlaksananya pembangunan musola di wilayah mereka.

Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap keberadaan musola nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi sarana pendidikan spiritual bagi generasi muda di Dusun Sukadana Desa Sukawening Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.

Continue Reading

News

Didi Sukardi Ingatkan Pentingnya Memilih Hewan Kurban yang Sehat

Published

on

By

TASIKMALAYA — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi membeli satu ekor sapi kurban dari peternak di Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi PKS itu mengajak masyarakat lebih cermat memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi syariat.

Menurut Didi, kualitas hewan kurban menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah Iduladha.

Karena itu, masyarakat tidak sebaiknya hanya mempertimbangkan ukuran hewan, tetapi juga kondisi kesehatannya.

“Alhamdulillah hari ini saya membeli sapi kurban di Tasikmalaya. Saya mengajak masyarakat memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, cukup umur, dan layak untuk dikurbankan,” kata Didi belum lama ini.

Ia menjelaskan, hewan kurban yang baik biasanya memiliki fisik aktif, nafsu makan normal, mata cerah, serta tidak mengalami cacat ataupun penyakit.

Selain itu, pembelian dari peternak terpercaya juga dinilai penting agar kualitas hewan tetap terjaga hingga hari penyembelihan.

Didi menilai momentum Iduladha tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama para peternak lokal di daerah.

“Ketika masyarakat membeli hewan kurban dari peternak lokal, maka ekonomi warga ikut bergerak. Ini menjadi bagian dari semangat berbagi dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Legislator asal daerah pemilihan Jabar XIII meliputi Kabupaten Ciamis, Kuningan, Kota Banjar, dan Pangandaran itu berharap pelaksanaan kurban tahun ini berlangsung lancar serta memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban agar daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

Momentum Iduladha, lanjut Didi Sukardi, harus menjadi penguat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Continue Reading

News

Kamis Berdzikir, Didi Sukardi Ajak Kader Perkuat Spirit Keislaman

Published

on

By

CIAMIS — DPD PKS Kabupaten Ciamis kembali menggelar kegiatan rutin “Kamis Berdzikir” sebagai upaya menjaga semangat ibadah dan memperkuat kebersamaan kader pasca-Ramadhan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula DPD PKS Kabupaten Ciamis, Kamis (21/5/2026).

Acara ini mengundang kader, simpatisan, pengurus DPC PKS Ciamis, DPRa, anggota pelopor se-Kecamatan Ciamis, hingga masyarakat sekitar kantor DPD PKS Ciamis.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 16.15 WIB dengan pembelajaran tahsin Al-Qur’an bersama Ustaz Syamil M Haq Al Hafidz.

Setelah itu, peserta mengikuti tausiyah yang disampaikan Dr. H. Irfan Soleh, S.Th.I., MBA, pimpinan Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis.

Ketua DPD PKS Ciamis Didi Sukardi menilai kegiatan keagamaan seperti “Kamis Berdzikir” memiliki peran penting dalam menjaga kualitas spiritual kader sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Menurut Didi, aktivitas politik harus berjalan seiring dengan pembinaan moral dan nilai keislaman agar melahirkan kepemimpinan yang berintegritas.

“PKS tidak hanya fokus pada kerja politik, tetapi juga membangun karakter dan ruhiyah kader. Kegiatan seperti Kamis Berdzikir menjadi ruang untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, dan menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus istiqomah menghadiri majelis ilmu dan kegiatan pembinaan rutin.

Menurutnya, konsistensi dalam menjaga kedekatan kepada Allah SWT menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan sosial maupun politik.

“Kader yang kuat bukan hanya aktif di lapangan, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kokoh. Dari kegiatan seperti ini lahir energi positif untuk terus melayani masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan rutin tersebut, DPD PKS Ciamis berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai dakwah tetap tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi sarana memperkuat silaturahmi antar kader dan warga sekitar.

Continue Reading

Trending