News

Bappeda Ajak ASN dan Masyarakat Aktif Ikut Serta dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Ciamis 2026

Untuk pelaksanaan tahun 2026, LID mengangkat tema “Kolaborasi dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Efektif, Efisien, dan Berkelanjutan.”

Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali membuka ruang partisipasi publik melalui pelaksanaan Lomba Inovasi Daerah (LID) Kabupaten Ciamis Tahun 2026.

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk terlibat aktif mengembangkan gagasan kreatif yang dapat memperkuat pembangunan daerah.

Ajang ini resmi dibuka dan pendaftarannya berlangsung hingga 31 Desember 2025.

Kepala Bappeda Kabupaten Ciamis, David Firdha, S.H., M.M., melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Erfan, S.Pt., M.M., menyampaikan bahwa Lomba Inovasi Daerah menjadi wadah bagi publik untuk menyumbangkan ide-ide baru yang solutif.

Dalam keterangannya pada Senin (1/12), Erfan menegaskan bahwa kompetisi tahun 2026 ini terbuka bagi dua kategori peserta, yaitu ASN serta masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Pendaftaran sudah dibuka, silakan mendaftar. Kategori peserta terdiri dari ASN dan unsur masyarakat Kabupaten Ciamis. Pendaftaran akan ditutup pada 31 Desember 2025,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Untuk pelaksanaan tahun 2026, LID mengangkat tema “Kolaborasi dan Partisipasi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Secara Efektif, Efisien, dan Berkelanjutan.”

Tema tersebut menekankan pentingnya inovasi yang mampu mengoptimalkan potensi daerah melalui kerja sama dan penggunaan sumber daya yang tepat guna.

Bappeda berharap tema ini dapat menginspirasi lahirnya inovasi yang tidak hanya kreatif tetapi juga realistis serta berkelanjutan.

Selain itu, konsep kolaborasi menjadi titik tekan agar ide yang dihasilkan dapat diterapkan secara sinergis oleh berbagai pihak.

Mengikuti format tahun-tahun sebelumnya, setiap proposal yang masuk akan menjalani dua tahap penyaringan yaitu verifikasi administratif dan verifikasi teknis.

Proses ini akan dilakukan oleh tim juri yang kompeten di bidang inovasi daerah dan pembangunan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, nanti akan ada verifikasi administratif dan verifikasi teknis oleh tim juri bagi peserta lomba,” jelas Erfan.

Tahap seleksi tersebut diharapkan menjadi filter untuk memastikan bahwa inovasi yang diajukan relevan, layak diterapkan, dan berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Guna memudahkan peserta, seluruh informasi mengenai pedoman teknis, syarat pendaftaran, dan tahapan lomba dapat diakses melalui tautan resmi berikut: https://bit.ly/InformasiLombaInovasiCiamis2026

“Informasi terkait lomba juga dapat dilihat melalui platform Instagram, website, dan kanal YouTube Bappeda,” tambah Erfan.

Dengan tersedianya berbagai kanal informasi, Bappeda berupaya memberikan akses yang lebih luas, cepat, dan transparan bagi peserta yang ingin mempersiapkan diri.

Melalui ajakan ini, Bappeda berharap semakin banyak masyarakat dan ASN yang mencurahkan ide-ide inovatif demi mendorong perubahan positif di Kabupaten Ciamis.

Lomba Inovasi Daerah bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana bagi warga untuk berkontribusi terhadap kemajuan daerah secara langsung.

Related Articles