Connect with us

News

Peletakan Batu Pertama Masjid PUI Dusun Cibeuying, Didi Sukardi Dorong Penguatan Sarana Ibadah dan Ukhuwah

Published

on

CIAMIS – Pembangunan Masjid PUI Dusun Cibeuying, Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis resmi dimulai dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama, yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Persatuan Ummat Islam (PUI), serta perwakilan lembaga sosial.

Turut hadir Didi Sukardi, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang memberikan dukungan langsung terhadap pembangunan sarana ibadah tersebut.

Dalam sambutannya, Didi Sukardi menyampaikan bahwa pembangunan masjid bukan hanya sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keimanan, persatuan umat, dan pusat kegiatan sosial masyarakat.

“Masjid harus menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Saya mengapresiasi semangat gotong royong warga Dusun Cibeuying dan semua pihak yang telah berkontribusi,” ujar Didi Sukardi.

Pembangunan masjid ini mendapat dukungan dari lembaga kemanusiaan internasional Qatar Charity bekerja sama dengan ZAD Indonesia, sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan sarana keagamaan di daerah.

Tokoh masyarakat setempat menyambut baik dimulainya pembangunan Masjid PUI ini.

Mereka berharap masjid tersebut nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan generasi muda, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Desa Pusakanagara.

Acara peletakan batu pertama ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar proses pembangunan masjid berjalan lancar, tepat waktu, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

KKI Triple S Ciamis Raih 6 Emas dan 8 Perak di Liga Karate Pelajar Seri 2 Bandung

Published

on

By

BANDUNG – Dojo KKI Triple S Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam Liga Karate Antar Pelajar Seri 2 yang digelar di GOR KONI Bandung, 8–9 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 900–1.000 peserta tersebut, Dojo KKI Triple S Ciamis mengirimkan sebanyak 16 atlet. Hasilnya, para atlet berhasil membawa pulang 6 medali emas dan 8 medali perak.

Ketua Dojo KKI Triple S Ciamis, Azmi Zaidan Nashrullah, mengapresiasi perkembangan para atlet yang dinilainya semakin menunjukkan kepercayaan diri saat bertanding.

“Alhamdulillah, di Liga Pelajar Seri 2 anak-anak kita lebih percaya diri. Mereka mulai memperhatikan situasi dan kondisi lapangan serta lawannya,” ujar Azmi.

Menurutnya, perkembangan atlet tidak hanya terlihat dari kemampuan teknik, tetapi juga dari sisi mental dan pengelolaan emosi selama pertandingan.

“Dari sisi emosi juga sudah mulai terlihat. Sedih dan senang mulai diekspresikan. Perkembangan ini terus kami pantau agar ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya.

Azmi mengatakan, semangat para atlet akan terus dijaga meskipun intensitas latihan sempat mengalami sedikit penurunan akibat libur sekolah yang cukup panjang.

“Kemarin ada sedikit penurunan intensitas latihan karena libur sekolah yang agak panjang. Mudah-mudahan ke depannya KKI Triple S Ciamis bisa terus berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Ciamis, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan, prestasi dalam kompetisi bukan sekadar mengejar medali. Lebih dari itu, proses latihan dan pertandingan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta mentalitas para atlet sejak usia dini.

Azmi berharap para atlet KKI Triple S Ciamis tumbuh menjadi generasi yang memiliki mental juara, percaya diri, disiplin, dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kami berharap kelak anak-anak kita menjadi anak-anak yang memiliki mentalitas juara dan pantang menyerah,” tuturnya.

Di akhir, Azmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua atlet yang selama ini memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua atlet yang selalu mensupport anak-anaknya,” pungkas Azmi.

Continue Reading

News

Didi Sukardi Dorong Anak Kader jadi Generasi Saleh

Published

on

By

CIAMIS – Garuda Keadilan (GK) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Grow to Connect sebagai wadah silaturahmi .

Agenda tersebut juga sekaligus upaya memperkuat soliditas antar anak kader PKS di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, salah satunya Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis sekaligus anggota DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi, SE.

Forum dikemas secara dialogis dengan mengangkat pengalaman organisasi, pendidikan, serta kehidupan anak muda dalam menjaga nilai-nilai keislaman.

Dalam kesempatan tersebut, Didi Sukardi menekankan pentingnya anak muda memahami bahwa salah satu bentuk kebahagiaan terbesar bagi orang tua adalah ketika anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah.

“Cara membahagiakan orang tua bukan hanya dengan materi. Salah satunya adalah menjadi anak yang saleh dan salehah, memiliki akhlak yang baik, serta mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Didi.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki bekal spiritual dan karakter yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Organisasi, pendidikan, dan pengalaman di luar lingkungan keluarga dapat menjadi sarana untuk membentuk kemandirian sekaligus memperluas wawasan.

Grow to Connect juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranak kader agar tidak hanya saling mengenal, tetapi juga tumbuh bersama dalam semangat kebersamaan dan kontribusi.

Sejumlah kader Garuda Keadilan PKS Ciamis turutb emyumbang materi inspiratif.

Azzakai berbagi pengalaman mengenai bagaimana berorganisasi. Peserta diajak memahami bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi juga ruang belajar kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, dan kolaborasi.

Sementara Sopi membagikan pengalaman mengenai kehidupan perkuliahan di luar negeri, khususnya pengalamannya menempuh pendidikan di Turki.

Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Ciamis untuk berani memiliki cita-cita besar dan membuka wawasan pendidikan hingga tingkat internasional.

Adapun Nazwa menyampaikan pengalaman mengenai kehidupan di luar lingkungan asal serta bagaimana tetap menjaga keistiqamahan berhijab.

Kisah tersebut menjadi pesan bahwa berada di lingkungan yang lebih luas tidak harus membuat seseorang kehilangan prinsip dan nilai yang diyakininya.

Kegiatan Garuda Keadilan Grow to Connect diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Ciamis, sekaligus memperkuat silaturahmi dan rasa memiliki sebagai bagian dari keluarga besar kader PKS.

Semangat yang dibangun bukan sekadar “tumbuh untuk diri sendiri”, tetapi juga tumbuh untuk terhubung, saling menguatkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Continue Reading

News

Fraksi PKS Ciamis Dorong Anggaran Jalan, Meterisasi PJU, dan Dana Riset Masuk KUA-PPAS 2027

Published

on

By

CIAMIS – Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya mengawal pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 melalui anggota fraksi yang bertugas di masing-masing komisi.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna, mengatakan pembahasan KUA-PPAS harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Karena itu, Fraksi PKS mendorong sejumlah program strategis agar mendapat perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah anggaran perbaikan jalan. Menurut Nana, usulan anggaran infrastruktur jalan pada tahun 2027 tidak semestinya lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami mengusulkan agar anggaran perbaikan jalan minimal sama dengan tahun 2026. Tidak logis jika kondisi jalan semakin banyak yang rusak, tetapi alokasi anggarannya justru menurun. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik,” ujar Nana.

Selain itu, Fraksi PKS juga mendorong percepatan meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU). Saat ini, kata Nana, masih banyak PJU yang belum menggunakan meter sehingga pemerintah daerah membayar biaya listrik dengan sistem tarif flat.

“Kondisi ini kurang efisien. Banyak lampu PJU yang mati, tetapi tetap dibayar dengan nilai yang sama. Jika seluruh PJU sudah menggunakan meter, pembayaran listrik akan sesuai dengan pemakaian riil sehingga lebih transparan, akuntabel, dan berpotensi menghemat anggaran daerah,” jelasnya.

Tak kalah penting, Fraksi PKS menyoroti belum tersedianya anggaran riset pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan. Menurut Nana, riset merupakan fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kami memandang kemajuan daerah harus dibangun di atas data dan riset. Program yang baik lahir dari kajian yang matang, bukan sekadar asumsi. Bagaimana kita ingin mengembangkan Ciamis jika tidak memiliki dukungan riset yang memadai? Karena itu kami mendorong agar anggaran riset masuk dalam KUA-PPAS 2027 sebagai investasi bagi kemajuan Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Fraksi PKS, lanjut Nana,  berharap seluruh usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan Kabupaten Ciamis.

“Dengan anggaran yang tepat sasaran, efisien, dan berbasis riset, pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Ciamis di masa mendatang,”pungkasnya.

Continue Reading

Trending