News
RS TNT Cikatomas: Solusi Cepat Pemkab Putus Jarak Medis Tasik Selatan
TASIKMALAYA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah memacu transformasi besar-besaran di sektor kesehatan guna memutus kendala jarak dan waktu pelayanan yang selama ini menjadi momok bagi warga. Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas tantangan geografis wilayah yang luas, yang seringkali menghambat akses bantuan medis darurat bagi masyarakat di pelosok desa.
Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., menegaskan bahwa komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan bersama Bupati Cecep Nurul Yakin adalah menghadirkan keadilan layanan kesehatan. Fokus utamanya jelas: memecah penumpukan rujukan yang selama ini tersentralisasi di RSUD KHZ Musthafa Singaparna.
Perhatian khusus kini tertuju pada penguatan RS TNT di Kecamatan Cikatomas. Rumah sakit ini diproyeksikan bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa, melainkan menjadi “benteng medis” mandiri yang melayani kebutuhan masyarakat di kawasan pesisir selatan Tasikmalaya.
Selama bertahun-tahun, pasien gawat darurat dari wilayah selatan harus bertaruh nyawa dalam perjalanan panjang menuju pusat kota karena minimnya fasilitas yang memadai di dekat tempat tinggal mereka. Kehadiran RS TNT dirancang untuk mengakhiri drama perjalanan jauh tersebut dengan tiga keunggulan utama:
-
IGD Super Responsif: Menjadikan instalasi gawat darurat sebagai garda terdepan yang mampu menangani kondisi kritis secara instan.
-
Modernisasi Fasilitas: Secara bertahap melengkapi alat penunjang medis mutakhir untuk mencapai target sebagai rumah sakit komprehensif.
-
Kemandirian Layanan: Memastikan penanganan medis tuntas di tempat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke RSUD pusat kecuali dalam kondisi yang sangat spesifik.
“Masyarakat di wilayah selatan tidak perlu lagi menempuh jarak berjam-jam ke Singaparna hanya untuk layanan IGD. Kami berkomitmen menyediakan fasilitas yang sangat memadai di RS TNT agar rasa aman medis hadir di tengah-tengah warga selatan,” jelas Asep Sopari, Senin (13/4/2026).
Selain penguatan di wilayah Selatan, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga tengah mempercepat proses pembangunan rumah sakit baru di wilayah Utara-Tengah. Asep mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan sedang berjalan intensif dan ditargetkan rampung pada tahun ini. Strategi “pengepungan” layanan kesehatan dari berbagai sisi ini bertujuan agar tidak ada lagi warga Tasikmalaya yang merasa terpinggirkan dalam mendapatkan hak dasar kesehatan.
Inovasi dan Kemandirian Manajemen
Namun, Wakil Bupati mengingatkan bahwa membangun gedung megah dan menyediakan alat canggih barulah separuh dari perjuangan. Ia menitipkan pesan kuat kepada jajaran manajemen rumah sakit, khususnya RS TNT, agar menerapkan pola pengelolaan yang kreatif dan inovatif.
Ia menekankan bahwa institusi kesehatan harus mampu bertransformasi menjadi lembaga yang mandiri secara manajerial dan tidak hanya bergantung pada kucuran dana pemerintah daerah. Kualitas pelayanan, keramahan petugas, kenyamanan pasien, serta kepastian medis adalah kunci utama untuk merebut kepercayaan publik.
Melalui transformasi ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berupaya memastikan bahwa setiap nyawa warga, baik yang tinggal di pegunungan utara maupun di pesisir selatan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk selamat melalui pelayanan medis terbaik dan tercepat.
News
TOP Dapil 4 PKS Ciamis Digelar, Ratusan Peserta Siap Perkuat Kaderisasi
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis kembali menggelar Training Orientasi Partai (TOP) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan konsolidasi struktur partai di tingkat daerah pemilihan.
Kegiatan TOP Dapil 4 tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2.
Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan kegiatan TOP menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai, visi, misi, serta arah perjuangan partai.
“TOP ini bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kader yang memiliki pemahaman, komitmen, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Didi Sukardi.
Menurutnya, kaderisasi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi politik.
Karena itu, kegiatan seperti TOP perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan saksi di berbagai tingkatan.
Didi menambahkan, para peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi sebagai bagian dari struktur PKS, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Pelaksanaan TOP Dapil 4 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarkader.
Dengan jumlah peserta mencapai 200 orang, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas struktur PKS di wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.
“Jadi PKS Kabupaten Ciamis ingin menegaskan bahwa penguatan kaderisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang terstruktur, solid, dan dekat dengan masyarakat,”pungkasnya.
News
PKS Ciamis Gelar TOP Relawan dan Saksi, Target Menang di Setiap Teritori
CIAMIS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi di STAI Al-Ma’arif Imbanagara, Ciamis, belum lama ini.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Ciamis.
TOP menjadi bagian dari penguatan struktur dan kesiapan kader PKS menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan pelatihan relawan dan saksi memiliki posisi penting dalam memperkuat kerja-kerja politik partai hingga tingkat teritorial.
Menurutnya, setiap peserta diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan pemenangan PKS di wilayah masing-masing, bukan hanya saat momentum pemilu, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Target kita adalah bagaimana PKS bisa menang di setiap teritori masing-masing. Karena itu, relawan dan saksi harus dipersiapkan dengan baik, memiliki kapasitas, solid, serta memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Didi.
Ia menambahkan, penguatan kader dan relawan juga diarahkan untuk mewujudkan target politik PKS Ciamis dalam jangka panjang, termasuk mendorong kader pelopor untuk maju dan menjadi Bupati Ciamis.
Didi menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja politik yang terencana, konsisten dan dilakukan bersama-sama oleh seluruh struktur serta kader PKS.
“Cita-cita mencalonkan kader pelopor menjadi Bupati Ciamis bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ini membutuhkan kekuatan seluruh kader, relawan, saksi dan struktur partai yang bekerja secara terukur,” katanya.
News
PKS Ciamis Bidik Kemenangan, Targetkan Kader Jadi Bupati
CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis terus memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi agenda politik mendatang.
Salah satunya melalui pelaksanaan Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi se-Dapil 6 yang berlangsung di STAI Putra Galuh, Ciamis, pada 14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur kader dan struktur PKS di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 6.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat kesiapan relawan dan saksi hingga tingkat lapangan.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan target politik partai di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, relawan dan saksi memiliki peran strategis dalam memastikan kerja-kerja politik PKS berjalan secara terorganisasi, terukur, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.
“Target kita jelas, PKS harus menjadi partai pemenang di Ciamis. Karena itu, seluruh kader harus memiliki kesiapan, militansi, dan kemampuan untuk bekerja bersama masyarakat,” ujar Didi.
Ia mengatakan, target tersebut tidak berhenti pada peningkatan perolehan kursi legislatif. PKS juga menargetkan lahirnya kader terbaik yang mampu memimpin Kabupaten Ciamis.
“Target akhirnya adalah bagaimana kader PKS bisa menjadi Bupati Ciamis. Ini memang bukan pekerjaan ringan, tetapi kalau dilakukan dengan kerja keras, konsolidasi yang kuat, dan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, insyaallah bisa diwujudkan,” katanya.
Didi menambahkan, TOP Relawan dan Saksi menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi struktur partai. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat dan menjaga integritas dalam setiap proses politik.
Dengan konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PKS Ciamis optimistis dapat meningkatkan kekuatan politiknya sekaligus membuka peluang lebih besar untuk memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Ciamis.
-
News5 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News8 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News6 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News4 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News6 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News9 bulan agoKDM Rangkul PDIP, Ada Apa?
-
News6 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News4 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
