News
Lewat WhatsApp, Dosen Unigal Sukses Tingkatkan Partisipasi Edukasi KB Hingga 78 Persen
Tim dosen Universitas Galuh mengembangkan inovasi digital untuk meningkatkan partisipasi program Keluarga Berencana (KB) di Desa Sukamulya melalui aplikasi WhatsApp. Pelatihan rutin meningkatkan pemahaman PUS tentang KB dari 48% menjadi 78%. Program ini melibatkan berbagai pihak dan mengedepankan pendekatan budaya lokal serta teknologi komunikasi yang mudah diakses.
Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB) mendapatkan terobosan baru melalui inovasi digital yang dilakukan para dosen Universitas Galuh (Unigal).
Dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp, tim dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan berhasil menciptakan ruang edukasi yang lebih adaptif, dekat dengan masyarakat, dan sesuai dengan perkembangan teknologi komunikasi sehari-hari.
Inovasi ini dikembangkan sebagai bagian dari komitmen Unigal dalam mewujudkan visi kampus yang menekankan penguatan nilai budaya lokal dan konservasi sosial.
Pendekatan melalui platform digital dipilih karena dinilai mudah diakses, praktis, serta akrab digunakan masyarakat berbagai kalangan, termasuk para kader Posyandu dan Pasangan Usia Subur (PUS).
Edukasi KB Berbasis WhatsApp Beri Dampak Nyata
Ketua Tim Program, Siti Rohmah, S.SIT., MKM, menjelaskan bahwa penggunaan WhatsApp sebagai media edukasi KB menghasilkan peningkatan pemahaman yang signifikan.
Tim membentuk grup WhatsApp khusus yang melibatkan kader Posyandu dan PUS, kemudian memberikan pelatihan serta sosialisasi rutin mengenai kesehatan reproduksi dan program KB.
“Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Setelah grup WhatsApp dibuat dan pelatihan diberikan, pemahaman PUS terhadap KB meningkat dari 48 persen menjadi 78 persen,” ungkap Siti.
Ia menambahkan bahwa tingkat keaktifan anggota grup juga tinggi, terlihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti diskusi dan menyimak materi yang dibagikan.
Berangkat dari Observasi Lapangan di Desa Sukamulya
Inovasi ini tidak muncul begitu saja. Sebelumnya, tim dosen melakukan observasi mendalam di Desa Sukamulya, wilayah kerja Puskesmas Baregbeg, untuk mengidentifikasi persoalan rendahnya partisipasi KB di daerah tersebut.
Dari hasil observasi, ditemukan bahwa Desa Sukamulya memiliki jumlah Pasangan Usia Subur yang cukup tinggi, yakni 487 PUS, namun tingkat partisipasi KB hanya mencapai sekitar 45 persen—angka yang berada di bawah rata-rata kabupaten.
Kondisi inilah yang mendorong tim untuk mencari pendekatan baru yang lebih efektif dan komunikatif.
“Meski jumlah PUS tinggi, partisipasi KB justru rendah. Ini menunjukkan adanya kesenjangan informasi dan sosialisasi. Kami merasa perlu mendekati masyarakat dengan cara yang lebih dekat dan sesuai kebiasaan komunikasi mereka,” lanjut Siti.
Didukung Banyak Pihak, Program Berjalan Efektif
Keberhasilan program ini juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Puskesmas Baregbeg, Pustu Desa Sukamulya, Pemerintah Desa, kader Posyandu, hingga tokoh masyarakat setempat aktif memberikan dukungan.
Menurut Siti, sinergi antara pendekatan budaya lokal dan pemanfaatan platform digital terbukti menjadi kombinasi yang efektif untuk mendorong pemahaman KB.
“Pendekatan melalui budaya lokal dan WhatsApp sangat efektif dalam penyuluhan KB. Namun tentu ada beberapa kendala yang kami temui, dan semuanya telah kami inventarisasi beserta rekomendasi solusinya,” ucapnya.
Apresiasi untuk Tim PKM Unigal 2025
Siti juga menyampaikan apresiasi kepada timnya yang telah bekerja secara solid dalam melaksanakan seluruh rangkaian observasi dan inovasi tersebut.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unigal tahun 2025 dan menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata akademisi terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
Adapun tim yang terlibat terdiri dari lima dosen FIKes Unigal:
- Siti Rohmah, S.SIT., MKM
- Bdn. Siti Fatimah, S.ST., M.M., M.Keb
- Sri Heryani, S.ST., MTr.Keb
- Deassy Ratna, S.I.Kom., M.I.Kom
Serta tiga mahasiswa:
- Rostiani
- Fitri Komalasari
- Dudung
Melalui inovasi edukasi KB berbasis WhatsApp ini, Unigal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa, sekaligus menghadirkan pemanfaatan teknologi yang relevan dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
News
Putera Baubau Persembahkan Rambut Sewu: Satu Langkah Getih
JAKARTA — Industri perfilman horor Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengeksplorasi kekayaan mitologi Nusantara. Film RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Film ini menghadirkan atmosfer horor yang berpijak pada kearifan lokal dan mitos Jawa. Di balik produksi film tersebut terdapat sosok M. Zakir Rasyidin, putra asli Baubau, Sulawesi Tenggara, yang membawa perspektif Indonesia Timur ke panggung perfilman nasional.
Zakir memadukan kekuatan narasi tradisional dengan teknologi sinema modern.
Perpaduan tersebut menghasilkan pengalaman sinematik yang tidak sekadar mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun ketegangan melalui atmosfer, visual, dan permainan audio.
Menurut Zakir, judul Rambut Sewu – Satu Langkah Getih memiliki filosofi yang kuat.
“Sewu berarti seribu. Ini bukan soal satu helai rambut, tetapi tentang ribuan kutukan dan ribuan dendam yang saling mengikat dan menjerat. Satu langkah saja salah, darah menjadi taruhannya. Itu makna dari Satu Langkah Getih,” ujar Zakir.
Pemilihan tema tersebut memperlihatkan upaya film dalam mengartikulasikan mitologi Jawa melalui medium sinema kontemporer. Unsur tradisi tidak sekadar menjadi latar, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun konflik dan karakter cerita.
Launching Trailer di XXI Metropole
Menjelang penayangan perdana, tim produksi akan menggelar Launching Trailer & Poster Resmi pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat.
Acara tersebut akan menghadirkan para pemain, tim kreatif, serta puluhan media nasional. Penonton dan awak media juga akan menyaksikan trailer perdana dengan dukungan tata suara Dolby Surround.
Teknologi audio tersebut memperkuat atmosfer teror dari berbagai penjuru ruang, sementara visual film menawarkan lanskap hutan berkabut, nuansa kelam, serta teror rambut yang terus menghantui.
Kehadiran Rambut Sewu – Satu Langkah Getih sekaligus mempertegas eksistensi talenta dari Indonesia Timur dalam industri film nasional.
Zakir membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis ketika bertemu dengan keberanian mengangkat cerita lokal ke dalam kemasan sinema modern.
RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih tayang serentak di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
News
Kekeringan Mengancam, Nana Sutisna Desak Pemkab Ciamis Gerakkan Penghijauan
CIAMIS – Krisis air akibat darurat kekeringan menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.
Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air, salah satunya melalui gerakan penghijauan dan penanaman pohon resapan secara masif di kawasan pedesaan.
Anggota DPRD PKS Ciamis, Nana Sutisna, menilai gerakan menanam pohon yang berfungsi menjaga resapan air belum menjadi gerakan bersama yang masif dan terencana di tingkat pemerintah daerah.
Nana mengungkapkan, dirinya pernah menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Ia mendorong pemerintah menginisiasi penanaman pohon resapan di sekitar sumber mata air, lembah, serta kawasan hulu atau lebak yang tersebar di pelosok desa.
“Pohon seperti picung dan aren bisa ditanam di sekitar sumber mata air maupun lembah-lembah. Tujuannya untuk membantu menjaga ketersediaan air, terutama ketika memasuki musim kemarau,” ujar Nana Sutisna.
Menurutnya, kondisi geografis dan siklus cuaca di Ciamis membuat masyarakat perlu mempersiapkan ketersediaan air sejak musim penghujan.
Air hujan yang turun perlu dikelola agar tidak seluruhnya mengalir begitu saja, tetapi sebagian dapat terserap dan tersimpan di dalam tanah.
Nana mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas, serta masyarakat untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan bersama.
Penanaman pohon tidak cukup dilakukan secara seremonial, tetapi perlu dirancang berkelanjutan dengan menentukan lokasi, jenis tanaman, serta pemeliharaannya.
“Karena kita memiliki musim hujan dan musim kemarau, maka dari sekarang ayo kita mulai masifkan penghijauan di kampung-kampung,” katanya.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga sumber mata air sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan ketersediaan air masyarakat Ciamis dalam menghadapi musim kemarau.
News
TOP Dapil 5, KDS Tekankan Pengabdian Terbaik bagi Masyarakat
CIAMIS – Bidang Relawan dan Saksi Nasional DPD PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Dapil 5 di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari wilayah daerah pemilihan (dapil) 5.
TOP menjadi bagian dari pembekalan dan penguatan kapasitas relawan serta saksi PKS di tingkat wilayah.
Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh peserta untuk bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.
Menurut Didi, aktivitas politik tidak cukup hanya berorientasi pada agenda internal organisasi.
Relawan dan kader juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui kerja dan pengabdian yang memberikan manfaat.
“Harus siap bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Didi dalam arahannya.
Didi menilai keberadaan relawan dan saksi memiliki peran penting dalam membangun komunikasi organisasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kesiapan struktur menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
Sementara itu, Dony Sugandi menyampaikan pentingnya mengaktivasi saksi sejak dini.
Menurutnya, kesiapan saksi tidak seharusnya dibangun menjelang pelaksanaan pemilu saja, tetapi perlu dipersiapkan jauh sebelumnya.
“Untuk mengaktivasi saksi dilakukan sejak dini, karena kemenangan PKS harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Dony.
-
News5 bulan agoDPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli
-
News9 bulan agoKomisi I DPRD Jabar Dorong Profesionalisme ASN dan Reformasi Kepegawaian
-
News6 bulan agoTriple S Tundukkan KILLA dengan Skor Telak
-
News4 bulan agoDidi Sukardi Dorong Musola Dusun Sukadana Jadi Pusat Pendidikan dan Persatuan
-
News6 bulan agoLeuwi Keris Hari Ini, Potensi Besar yang Masih Menunggu ‘Sentuhan’
-
News9 bulan agoKDM Rangkul PDIP, Ada Apa?
-
News6 bulan agoPKS Ciamis Apresiasi Perjuangan Nelayan
-
News5 bulan agoMilad PKS ke-24, KDS Borong Jajanan Pedagang Keliling
