Connect with us

News

Kukuhkan 51 Anggota BPD PAW, Bupati Cecep Perkuat Pengawasan Desa

Published

on

Kukuhkan 51 Anggota BPD PAW, Bupati Cecep Perkuat Pengawasan Desa

TASIKMALAYA – Stabilitas dan pengawasan di tingkat desa menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam memastikan roda pembangunan berjalan tepat sasaran. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., saat memimpin langsung prosesi peresmian 51 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW) di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/04/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Apel Pagi Gabungan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Pj. Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, hingga seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Momentum ini menandai lengkapnya formasi “parlemen desa” di puluhan wilayah Kabupaten Tasikmalaya guna menjamin fungsi checks and balances di tingkat akar rumput.

Peresmian 51 anggota BPD PAW masa bakti 2019-2027 ini merupakan langkah administratif krusial untuk mengisi kekosongan jabatan di berbagai desa. Dalam arahannya, Bupati Cecep menekankan bahwa BPD bukan sekadar pelengkap struktur organisasi, melainkan pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel.

“BPD memiliki peran yang sangat strategis. Kalian adalah penyambung lidah masyarakat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan desa. Kehadiran BPD yang lengkap dan aktif menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan desa yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tegas Bupati Cecep di hadapan para peserta apel.

Bupati mengingatkan bahwa jabatan ini adalah amanah yang menuntut integritas tinggi. Beliau tidak ingin BPD hanya menjadi formalitas administratif, melainkan harus mampu menjadi lembaga yang kritis namun konstruktif dalam menyusun regulasi desa serta mengawal penggunaan anggaran desa agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Integritas dan Pelayanan Tanpa Sekat

Lebih lanjut, Bupati Cecep Nurul Yakin memberikan instruksi khusus kepada para anggota BPD yang baru saja menerima petikan Keputusan Bupati. Beliau meminta agar setiap anggota segera beradaptasi dengan lingkungan kerja di desa masing-masing dan mulai aktif menjemput aspirasi masyarakat yang mungkin selama ini belum tersampaikan.

“Saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Integritas adalah harga mati. Pelayanan kepada masyarakat harus dikedepankan di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tambahnya dengan nada memotivasi.

Bupati meyakini bahwa sinergi yang kuat antara Kepala Desa dan BPD akan mempercepat akselerasi pembangunan di pedesaan. Dengan formasi BPD yang kini telah lengkap, diharapkan fungsi pengawasan terhadap Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dapat berjalan lebih optimal, sehingga potensi penyelewengan dapat diminimalisir sejak dini.

Harapan untuk Masa Bakti 2019-2027

Prosesi penyerahan petikan keputusan secara simbolis ini menutup rangkaian apel gabungan dengan penuh harapan. Bupati berharap, masa bakti hingga tahun 2027 mendatang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para anggota BPD PAW untuk menorehkan prestasi dan pengabdian nyata bagi kemajuan desa di Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui langkah penguatan kelembagaan ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimis bahwa visi pembangunan yang religius, maju, dan sejahtera dapat diakselerasi mulai dari unit terkecil, yakni desa. Sebab, desa yang kuat dengan pengawasan yang sehat adalah fondasi utama bagi kemajuan Kabupaten Tasikmalaya secara menyeluruh.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Putera Baubau Persembahkan Rambut Sewu: Satu Langkah Getih

Published

on

By

JAKARTA — Industri perfilman horor Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengeksplorasi kekayaan mitologi Nusantara. Film RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih siap menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

Film ini menghadirkan atmosfer horor yang berpijak pada kearifan lokal dan mitos Jawa. Di balik produksi film tersebut terdapat sosok M. Zakir Rasyidin, putra asli Baubau, Sulawesi Tenggara, yang membawa perspektif Indonesia Timur ke panggung perfilman nasional.

Zakir memadukan kekuatan narasi tradisional dengan teknologi sinema modern.

Perpaduan tersebut menghasilkan pengalaman sinematik yang tidak sekadar mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun ketegangan melalui atmosfer, visual, dan permainan audio.

Menurut Zakir, judul Rambut Sewu – Satu Langkah Getih memiliki filosofi yang kuat.

“Sewu berarti seribu. Ini bukan soal satu helai rambut, tetapi tentang ribuan kutukan dan ribuan dendam yang saling mengikat dan menjerat. Satu langkah saja salah, darah menjadi taruhannya. Itu makna dari Satu Langkah Getih,” ujar Zakir.

Pemilihan tema tersebut memperlihatkan upaya film dalam mengartikulasikan mitologi Jawa melalui medium sinema kontemporer. Unsur tradisi tidak sekadar menjadi latar, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun konflik dan karakter cerita.

Launching Trailer di XXI Metropole

Menjelang penayangan perdana, tim produksi akan menggelar Launching Trailer & Poster Resmi pada Selasa, 6 Oktober 2026, mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat.

Acara tersebut akan menghadirkan para pemain, tim kreatif, serta puluhan media nasional. Penonton dan awak media juga akan menyaksikan trailer perdana dengan dukungan tata suara Dolby Surround.

Teknologi audio tersebut memperkuat atmosfer teror dari berbagai penjuru ruang, sementara visual film menawarkan lanskap hutan berkabut, nuansa kelam, serta teror rambut yang terus menghantui.

Kehadiran Rambut Sewu – Satu Langkah Getih sekaligus mempertegas eksistensi talenta dari Indonesia Timur dalam industri film nasional.

Zakir membuktikan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis ketika bertemu dengan keberanian mengangkat cerita lokal ke dalam kemasan sinema modern.

RAMBUT SEWU – Satu Langkah Getih tayang serentak di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.

Continue Reading

News

Kekeringan Mengancam, Nana Sutisna Desak Pemkab Ciamis Gerakkan Penghijauan

Published

on

By

CIAMIS – Krisis air akibat darurat kekeringan menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

Kondisi tersebut mendorong perlunya langkah jangka panjang untuk menjaga ketersediaan sumber air, salah satunya melalui gerakan penghijauan dan penanaman pohon resapan secara masif di kawasan pedesaan.

Anggota DPRD PKS Ciamis, Nana Sutisna, menilai gerakan menanam pohon yang berfungsi menjaga resapan air belum menjadi gerakan bersama yang masif dan terencana di tingkat pemerintah daerah.

Nana mengungkapkan, dirinya pernah menyampaikan usulan tersebut dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup.

Ia mendorong pemerintah menginisiasi penanaman pohon resapan di sekitar sumber mata air, lembah, serta kawasan hulu atau lebak yang tersebar di pelosok desa.

“Pohon seperti picung dan aren bisa ditanam di sekitar sumber mata air maupun lembah-lembah. Tujuannya untuk membantu menjaga ketersediaan air, terutama ketika memasuki musim kemarau,” ujar Nana Sutisna.

Menurutnya, kondisi geografis dan siklus cuaca di Ciamis membuat masyarakat perlu mempersiapkan ketersediaan air sejak musim penghujan.

Air hujan yang turun perlu dikelola agar tidak seluruhnya mengalir begitu saja, tetapi sebagian dapat terserap dan tersimpan di dalam tanah.

Nana mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas, serta masyarakat untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan bersama.

Penanaman pohon tidak cukup dilakukan secara seremonial, tetapi perlu dirancang berkelanjutan dengan menentukan lokasi, jenis tanaman, serta pemeliharaannya.

“Karena kita memiliki musim hujan dan musim kemarau, maka dari sekarang ayo kita mulai masifkan penghijauan di kampung-kampung,” katanya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga sumber mata air sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan dan ketersediaan air masyarakat Ciamis dalam menghadapi musim kemarau.

Continue Reading

News

TOP Dapil 5, KDS Tekankan Pengabdian Terbaik bagi Masyarakat

Published

on

By

CIAMIS – Bidang Relawan dan Saksi Nasional DPD PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Dapil 5 di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari wilayah daerah pemilihan (dapil) 5.

TOP menjadi bagian dari pembekalan dan penguatan kapasitas relawan serta saksi PKS di tingkat wilayah.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan seluruh peserta untuk bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Menurut Didi, aktivitas politik tidak cukup hanya berorientasi pada agenda internal organisasi.

Relawan dan kader juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui kerja dan pengabdian yang memberikan manfaat.

“Harus siap bergerak dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Didi dalam arahannya.

Didi menilai keberadaan relawan dan saksi memiliki peran penting dalam membangun komunikasi organisasi dengan masyarakat sekaligus memastikan kesiapan struktur menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.

Sementara itu, Dony Sugandi menyampaikan pentingnya mengaktivasi saksi sejak dini.

Menurutnya, kesiapan saksi tidak seharusnya dibangun menjelang pelaksanaan pemilu saja, tetapi perlu dipersiapkan jauh sebelumnya.

“Untuk mengaktivasi saksi dilakukan sejak dini, karena kemenangan PKS harus dipersiapkan dari sekarang,” kata Dony.

Continue Reading

Trending