Connect with us

News

Kepemimpinan Dedi Mulyadi Transformasional dan Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat

Published

on

CIAMIS – Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengungkapkan pandangannya mengenai gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah mengikuti pertemuan bersama Fraksi PKS di Lembur Pakuan beberapa waktu lalu.

Menurut Didi, dirinya telah mengenal Dedi Mulyadi jauh sebelum menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, yakni ketika masih menjadi anggota DPR RI.

Karena itu, ia mengaku cukup memahami karakter kepemimpinan yang dimiliki tokoh yang akrab disapa KDM tersebut.

“Sebetulnya pertemuan di Lembur Pakuan itu adalah pertemuan antara Fraksi PKS dengan Gubernur Jawa Barat. Kami ingin mendengarkan langsung jawaban beliau terkait berbagai usulan, ide, dan informasi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya dalam Podcast KDS di Ciamis, Minggu, (08/02)

Dalam pertemuan tersebut, Fraksi PKS secara sengaja menyampaikan berbagai gagasan dan masukan yang berasal dari aspirasi masyarakat.

Dikatakan Didi, hampir seluruh masukan tersebut mendapat respons positif dari Dedi Mulyadi.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam diskusi itu adalah program perlindungan anak-anak di Jawa Barat.

Didi menyebutkan, Gubernur Dedi Mulyadi menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap masa depan generasi muda di provinsi tersebut.

“Beliau sangat responsif terhadap usulan bagaimana anak-anak Jawa Barat bisa lebih terlindungi, termasuk bagaimana menekan angka mortalitas dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman,” katanya.

Lebih lanjut, Didi Sukardi mengaku banyak mengambil pelajaran dari gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi.

Ia menilai gaya kepemimpinan KDM dapat dikategorikan sebagai kepemimpinan transformasional.

Menurutnya, kepemimpinan transformasional adalah kepemimpinan yang memiliki visi perubahan yang kuat, didasarkan pada nilai serta arah pembangunan yang jelas.

“Saya melihat kepemimpinan beliau penuh dengan kreativitas dan inovasi. Banyak perubahan yang dilakukan dengan pendekatan yang berbeda dan cukup berani,” ujar anggota DPRD Jawa Barat tersebut.

Meski demikian, Didi menegaskan bahwa sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dirinya tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan utama dalam kepemimpinan.

“Kalau suatu saat saya menjadi pemimpin, tentu saya akan mengambil pelajaran positif dari kepemimpinan beliau yang transformatif. Namun sebagai kader PKS, kepemimpinan harus tetap didasari nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.

Didi menambahkan, PKS memiliki visi besar untuk menjadi pelopor dalam masyarakat dalam rangka menegakkan cita-cita nasional serta menghadirkan kepemimpinan yang berintegritas dan berpihak kepada rakyat.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

DPD PKS Ciamis Ajukan PAW Anggota DPRD, Ibnu Abdillah Fauzi Diusulkan Gantikan Almarhum Dede Herli

Published

on

By

CIAMIS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis resmi mengajukan permohonan Persetujuan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Ciamis kepada DPW PKS Jawa Barat.

Pengajuan tersebut dilakukan menyusul wafatnya anggota DPRD Ciamis dari Fraksi PKS, almarhum H. Dede Herli, S.Pt., M.M.

Surat permohonan bernomor 035/D/DPD-PKS-AJ-05/2026 tertanggal 25 April 2026 itu ditandatangani Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi dan Sekretaris Eli Romli, S.HI., S.Pd.

Dalam surat tersebut, PKS Ciamis mengusulkan nama H. Ibnu Abdillah H. Fauzi, M.Pd. sebagai pengganti antar waktu.

Ibnu Abdillah diketahui merupakan peraih suara terbanyak kedua pada Pemilu Legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Ciamis, sebagaimana hasil rekapitulasi suara KPU yang dilampirkan dalam pengajuan tersebut.

Langkah PAW ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas meninggalnya almarhum H. Dede Herli pada Sabtu, 18 April 2026.

Sebelumnya, DPTD PKS Kabupaten Ciamis juga telah menggelar rapat pembahasan proses PAW pada Kamis, 23 April 2026.

Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi menyampaikan bahwa proses pengajuan dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab politik dan administratif partai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal di DPRD Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk mendoakan almarhum Dede Herli atas dedikasinya selama mengemban amanah sebagai wakil rakyat.

Almarhum dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta memiliki kedekatan dengan konstituen di wilayah Dapil 6. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar PKS dan masyarakat Ciamis.

Sementara itu, proses PAW selanjutnya akan menunggu persetujuan dari DPW PKS Jawa Barat sebelum diteruskan ke tahapan administratif di DPRD Kabupaten Ciamis dan KPU sesuai ketentuan yang berlaku.

Continue Reading

News

Hari Bumi 2026: Didi Sukardi Serukan Aksi Nyata

Published

on

By

Ciamis — Peringatan Hari Bumi Sedunia 2026 menjadi momentum penting bagi anggota DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi, untuk menggerakkan kesadaran publik dalam menjaga lingkungan.

Ia menegaskan, perubahan besar tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Dalam pesannya kepada masyarakat, Didi menekankan bahwa kondisi lingkungan saat ini menghadapi tekanan serius.

Ia menyebut persoalan sampah, krisis iklim, dan kerusakan ekosistem sebagai tantangan nyata yang tidak bisa diabaikan.

Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk mengambil peran aktif, bukan sekadar menunggu kebijakan pemerintah.

“Setiap pilihan kecil yang kita ambil hari ini menentukan masa depan bumi. Jangan tunggu besar, mulai dari yang sederhana,” tegasnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini mengajak warga Ciamis dan Jawa Barat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menyoroti pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, serta ikut dalam gerakan penghijauan di sekitar tempat tinggal.

Menurut Didi, kekuatan utama pelestarian lingkungan terletak pada kesadaran kolektif.

Ia menilai, ketika masyarakat bergerak bersama, dampak positif akan terasa lebih cepat dan luas. Karena itu, ia mengajak keluarga sebagai unit terkecil untuk menjadi titik awal perubahan.

“Lingkungan yang bersih dan sehat lahir dari kebiasaan yang kita bangun di rumah. Dari situ, dampaknya akan meluas ke masyarakat,” ujarnya.

Selain mengajak masyarakat, Didi juga memastikan dirinya terus mengawal kebijakan yang berpihak pada lingkungan. Ia berkomitmen mendorong program pembangunan berkelanjutan di tingkat provinsi agar sejalan dengan upaya pelestarian alam.

Peringatan Hari Bumi tahun ini, lanjutnya, tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Ia ingin momentum ini melahirkan aksi nyata yang berkelanjutan, sehingga generasi mendatang tetap bisa menikmati lingkungan yang sehat dan lestari.

Continue Reading

News

Didi Sukardi Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi di Hari Buku Nasional

Published

on

By

Ciamis — Dalam momentum peringatan Hari Buku Nasional yang jatuh setiap 23 April, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Didi Sukardi, mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan budaya literasi sebagai fondasi kemajuan daerah dan bangsa.

Melalui pesan yang disampaikan dalam publikasi visual bertema Hari Buku Nasional, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut menekankan pentingnya membaca sebagai jendela pengetahuan.

“Setiap halaman adalah jendela pengetahuan,” menjadi pesan utama yang menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya buku dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Didi, di tengah derasnya arus digitalisasi, minat baca tidak boleh surut. Justru, masyarakat harus mampu memanfaatkan berbagai media, baik buku fisik maupun digital, sebagai sarana untuk terus belajar dan berkembang.

Ia juga menilai bahwa budaya literasi yang kuat akan melahirkan generasi yang kritis, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Sebagai Ketua DPD PKS Ciamis, Didi juga mendorong berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Ciamis untuk aktif menggalakkan kegiatan literasi, seperti taman baca masyarakat, gerakan donasi buku, hingga diskusi edukatif di tingkat komunitas.

“Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga memahami, mengkritisi, dan mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan nyata. Ini yang harus kita dorong bersama,” ujarnya.

Peringatan Hari Buku Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus aksi nyata bagi seluruh lapisan masyarakat untuk kembali mendekatkan diri dengan buku sebagai sumber ilmu dan inspirasi.

Continue Reading

Trending