Connect with us

News

Strategi Terpadu Dishub Ciamis Dinilai Efektif, Realisasi Retribusi Parkir 2025 Tembus 95,47 Persen

Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis berhasil mencapai 95,47 persen dari target retribusi parkir tahun 2025, berkat strategi terintegrasi dan pemanfaatan teknologi. Fokus pada parkir berlangganan ditujukan untuk peningkatan partisipasi masyarakat. Sektor parkir khusus mencatat realisasi terbaik, melampaui target. Dishub Ciamis optimis akan terus meningkatkan kontribusi pendapatan daerah.

Published

on

Strategi Terpadu Dishub Ciamis Dinilai Efektif, Realisasi Retribusi Parkir 2025 Tembus 95,47 Persen

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis menunjukkan kinerja positif dalam mengelola sektor perparkiran sepanjang tahun 2025.

Melalui strategi yang terencana dan terintegrasi, capaian retribusi parkir hampir menyentuh target yang telah ditetapkan, dengan realisasi mencapai 95,47 persen hingga November 2025.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari langkah sistematis yang dilakukan Dishub Ciamis, mulai dari identifikasi potensi objek parkir, penguatan sosialisasi kepada masyarakat, penerapan metode jemput bola, hingga pemanfaatan teknologi digital di sejumlah titik parkir khusus.

Setiap jenis layanan parkir—baik parkir tepi jalan umum, parkir khusus, maupun parkir berlangganan—dikelola secara cermat dengan pengawasan berkelanjutan.

Kepala Dishub Ciamis, Uga Yugaswara, melalui Sekretarisnya, Rissa Sugara, mengungkapkan bahwa pihaknya secara konsisten memantau realisasi retribusi parkir dari bulan ke bulan di seluruh objek perparkiran yang tersebar di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Untuk parkir konvensional seperti parkir tepi jalan umum, kami melakukan pemantauan menyeluruh, mulai dari kondisi objek parkir, administrasi perparkiran, hingga pengelolaan sumber daya manusia juru parkir,” ujar Rissa.

Dalam pengelolaan parkir khusus, kata Rissa, didampingi Kepala UPTD Parkir Ciamis, Dedi Iswadi, Dishub Ciamis juga mulai mengadopsi sistem digital.

Salah satunya melalui penerapan parkir gate di kawasan Pusat Kuliner Alun-Alun Ciamis, yang dinilai mampu meningkatkan transparansi serta akurasi pencatatan retribusi.

Sementara itu, untuk mendorong optimalisasi parkir berlangganan, Dishub Ciamis aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan dan event, serta menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis guna memperluas sosialisasi di lingkungan institusi pendidikan.

“Parkir berlangganan terus kami dorong melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Sistem ini menawarkan kemudahan pembayaran untuk jangka waktu satu tahun, namun tingkat partisipasinya masih perlu ditingkatkan,” kata Rissa.

Berdasarkan data realisasi hingga November 2025, target retribusi parkir Kabupaten Ciamis yang ditetapkan sebesar Rp1.659.462.000 telah terealisasi sekitar Rp1.584.289.000. Angka tersebut setara dengan 95,47 persen dari total target tahunan.

Secara rinci, retribusi parkir berlangganan tercatat mencapai Rp114.560.000 atau 76,37 persen dari target. Parkir konvensional memberikan kontribusi sebesar Rp1.119.487.000 atau 93,29 persen dari target.

Sementara itu, sektor parkir khusus justru mencatatkan kinerja paling menonjol dengan realisasi Rp350.242.000 atau 113,18 persen, melampaui target yang ditetapkan.

Rissa menegaskan bahwa ke depan, evaluasi akan difokuskan pada optimalisasi parkir berlangganan.

Meski bersifat opsional, skema ini dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan daerah apabila partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan.

Di sisi lain, Kepala UPTD Parkir Ciamis, Dedi Iswadi, mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai pengguna layanan parkir.

Ia menegaskan bahwa setiap pengguna parkir berhak dan wajib meminta karcis sebagai bukti pembayaran.

“Selalu tanyakan karcis parkir kepada juru parkir. Karcis ini penting sebagai bukti bahwa masyarakat telah menggunakan layanan parkir secara resmi,” ujarnya.

Dengan capaian yang mendekati target dan pengelolaan yang terus diperbaiki, Dishub Ciamis optimistis sektor perparkiran dapat terus memberikan kontribusi optimal bagi pendapatan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Continue Reading

News

Fraksi PKS Ciamis Dorong Anggaran Jalan, Meterisasi PJU, dan Dana Riset Masuk KUA-PPAS 2027

Published

on

By

CIAMIS – Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya mengawal pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 melalui anggota fraksi yang bertugas di masing-masing komisi.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna, mengatakan pembahasan KUA-PPAS harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Karena itu, Fraksi PKS mendorong sejumlah program strategis agar mendapat perhatian dalam penyusunan anggaran tahun 2027.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah anggaran perbaikan jalan. Menurut Nana, usulan anggaran infrastruktur jalan pada tahun 2027 tidak semestinya lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami mengusulkan agar anggaran perbaikan jalan minimal sama dengan tahun 2026. Tidak logis jika kondisi jalan semakin banyak yang rusak, tetapi alokasi anggarannya justru menurun. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik,” ujar Nana.

Selain itu, Fraksi PKS juga mendorong percepatan meterisasi Penerangan Jalan Umum (PJU). Saat ini, kata Nana, masih banyak PJU yang belum menggunakan meter sehingga pemerintah daerah membayar biaya listrik dengan sistem tarif flat.

“Kondisi ini kurang efisien. Banyak lampu PJU yang mati, tetapi tetap dibayar dengan nilai yang sama. Jika seluruh PJU sudah menggunakan meter, pembayaran listrik akan sesuai dengan pemakaian riil sehingga lebih transparan, akuntabel, dan berpotensi menghemat anggaran daerah,” jelasnya.

Tak kalah penting, Fraksi PKS menyoroti belum tersedianya anggaran riset pada perangkat daerah yang membidangi perencanaan pembangunan. Menurut Nana, riset merupakan fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kami memandang kemajuan daerah harus dibangun di atas data dan riset. Program yang baik lahir dari kajian yang matang, bukan sekadar asumsi. Bagaimana kita ingin mengembangkan Ciamis jika tidak memiliki dukungan riset yang memadai? Karena itu kami mendorong agar anggaran riset masuk dalam KUA-PPAS 2027 sebagai investasi bagi kemajuan Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Fraksi PKS, lanjut Nana,  berharap seluruh usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan Kabupaten Ciamis.

“Dengan anggaran yang tepat sasaran, efisien, dan berbasis riset, pembangunan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing Ciamis di masa mendatang,”pungkasnya.

Continue Reading

News

Fraksi PKS Ciamis Teguhkan Komitmen Melayani Rakyat

Published

on

By

Yogyakarta — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD PKS se-Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kualitas kepemimpinan, serta efektivitas kerja legislasi dalam melayani masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Kuatkan Sinergi, Hadirkan Solusi”, sebagai spirit utama seluruh anggota legislatif PKS di Jawa Barat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna, mengatakan bahwa Bimtek menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi, memperkuat koordinasi, sekaligus meningkatkan kompetensi anggota dewan agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Melalui Bimtek ini, kami semakin memahami arah kebijakan nasional dalam mendorong pertumbuhan daerah yang selaras dengan cita-cita pemerintah. Dan tentunya, Fraksi PKS Ciamis akan senantiasa berkomitmen menghadirkan solusi yang nyata, berpihak kepada rakyat, serta mengawal setiap kebijakan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Nana.

Ia menerangkan terkait fokus utama dalam kegiatan tersebut. Yaiti memahami program nasional untuk meningkatkan pertumbuhan daerah selaras dengan gagasan nasional.

Kedua, memperkuat koordinasi dan kerja sama antara anggota DPRD dengan pimpinan partai di wilayah masing-masing.

Ketiga, mengoptimalkan pelaksanaan tugas anggota dewan sesuai fungsi komisi yang diemban.

Selain itu, Bimtek juga menekankan pentingnya mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Selain itu, mengokohkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Nana menegaskan bahwa penguatan kapasitas anggota legislatif tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pembahasan kebijakan di DPRD, tetapi juga memastikan setiap keputusan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.

“Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan rakyat, mulai dari peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya anggota legislatif merupakan bagian dari ikhtiar partai dalam menghadirkan politik yang melayani.

“PKS meyakini bahwa kekuatan seorang anggota dewan bukan hanya diukur dari kemampuan berbicara di ruang sidang, tetapi dari kapasitasnya menghadirkan manfaat bagi masyarakat,”tambahnya.

Karena itu, lanjut Didi, Bimtek ini menjadi bekal penting agar setiap kader yang mendapat amanah di legislatif semakin profesional, berintegritas, serta mampu melahirkan solusi atas berbagai persoalan rakyat.

“Kami berharap semangat Kuatkan Sinergi, Hadirkan Solusi benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata di Kabupaten Ciamis,” pungkas Didi.

Continue Reading

News

PKS Ciamis Perkuat Relawan & Saksi Lewat Training Orientasi Partai

Published

on

By

CIAMIS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Bidang Relawan dan Saksi Nasional pada Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas kader, relawan, dan saksi agar semakin profesional, berintegritas, serta siap mengawal proses demokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan yang diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis tersebut bertujuan membangun pemahaman yang utuh mengenai peran relawan dan saksi sebagai garda terdepan dalam perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Didi Sukardi, S.E., menegaskan bahwa relawan dan saksi memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada momentum pemilu, tetapi juga dalam mengawal aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.

“Relawan dan saksi bukan hanya bertugas saat pemilu. Mereka harus menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki kapasitas yang baik, serta siap melayani masyarakat dalam berbagai kesempatan,”terangnya.

Karena itu, kata Didi, Training Orientasi Partai menjadi bekal penting agar seluruh relawan dan saksi memiliki visi, semangat, dan pemahaman yang sama dalam menjalankan amanah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat soliditas organisasi PKS mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, PKS Ciamis tentunya sangat optimistis mampu menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya.

Diketahui, Training Orientasi Partai (TOP) merupakan program nasional Bidang Relawan dan Saksi PKS yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, integritas, serta kesiapan relawan dan saksi dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat budaya pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen PKS dalam menghadirkan politik yang melayani.

Melalui kegiatan ini, DPD PKS Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus membangun relawan dan saksi yang tangguh, profesional, serta siap menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan publik.

Continue Reading

Trending