Connect with us

News

Formaskab 2026 Jadi Simbol Kebangkitan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya

Published

on

Formaskab 2026 Jadi Simbol Kebangkitan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Lapangan depan Gedung Bupati (Gebu) Tasikmalaya berubah menjadi “lautan manusia” pada Minggu pagi (26/4/2026). Ribuan warga dari berbagai pelosok kecamatan tumpah ruah untuk merayakan pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Formaskab) perdana. Sedikitnya 5.000 peserta tampak antusias mengikuti senam massal dengan gerakan energik yang meluber hingga memenuhi jalan utama kompleks perkantoran Pemda Tasikmalaya.

Pembukaan perhelatan akbar garapan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) ini menjadi sorotan utama karena kehadiran dua tokoh sentral yang oleh warga akrab disapa dengan sebutan “Duo Cecep”. Mereka adalah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dan Ketua Kormi Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nuryakin. Kekompakan keduanya di atas panggung tidak hanya membakar semangat olahraga, tetapi juga menjadi simbol soliditas birokrasi dan organisasi dalam melayani masyarakat.

Bupati Cecep Nurul Yakin, dalam sambutannya yang berapi-api, menegaskan bahwa Formaskab melampaui sekadar ajang adu fisik atau pencarian medali. Baginya, olahraga rekreasi adalah instrumen paling efektif untuk memperkuat rajutan solidaritas sosial pasca-pandemi serta meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mental warga.

“Kami ingin warga Tasikmalaya tidak hanya sehat secara raga, tapi juga bahagia secara jiwa. Olahraga masyarakat ini adalah tentang kegembiraan dan sportivitas. Kita ingin membangun budaya di mana olahraga menjadi gaya hidup, bukan beban,” ujar Bupati Cecep di sela-sela kegiatan.

Semangat warga semakin terpacu berkat apresiasi yang disiapkan panitia. Tidak tanggung-tanggung, puluhan doorprize menarik dibagikan, dengan hadiah utama berupa paket umrah gratis yang dijadwalkan berangkat pada Juni 2026 mendatang. Hal ini menambah dimensi spiritual dan harapan bagi warga yang hadir.

Jembatan Menuju Prestasi Provinsi

Sementara itu, Ketua Kormi Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nuryakin, melaporkan bahwa Formaskab 2026 melibatkan 12 dari 16 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang ada di bawah naungan Kormi. Mulai dari olahraga tradisional hingga senam kebugaran modern, semuanya mendapat panggung yang setara.

“Kegiatan ini memiliki dua fungsi strategis. Pertama, sebagai sarana rekreasi massal untuk meningkatkan indeks kesehatan. Kedua, sebagai ajang seleksi atlet-atlet potensial yang akan kita kirim untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada Festival Olahraga Provinsi (Forprov) Jawa Barat akhir tahun ini,” jelas Cecep Nuryakin.

Ia menambahkan bahwa gerakan masif ini selaras dengan visi Bupati untuk mendongkrak angka partisipasi olahraga masyarakat secara agresif. Semakin banyak warga yang bergerak, semakin tinggi tingkat produktivitas dan indeks kebahagiaan daerah.

Atmosfer Kebersamaan hingga Mei mendatang

Rangkaian kompetisi Formaskab ini dijadwalkan berlangsung hingga 3 Mei 2026, dengan berbagai titik di pusat perkantoran Pemkab Tasikmalaya sebagai arenanya. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Sekretaris Kormi Jawa Barat, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, serta unsur Forkopimda memberikan sinyal kuat bahwa olahraga masyarakat kini mendapatkan perhatian serius sebagai pilar pembangunan daerah.

Melalui Formaskab, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap lahirnya tubuh yang sehat dan pikiran positif akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Sebab, warga yang sehat dan bahagia adalah modal utama dalam menggerakkan roda pembangunan di Bumi Sukapura.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

Fraksi PKS Ciamis Teguhkan Komitmen Melayani Rakyat

Published

on

By

Yogyakarta — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD PKS se-Jawa Barat sebagai upaya meningkatkan kapasitas, kualitas kepemimpinan, serta efektivitas kerja legislasi dalam melayani masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Kuatkan Sinergi, Hadirkan Solusi”, sebagai spirit utama seluruh anggota legislatif PKS di Jawa Barat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Ciamis, Nana Sutisna, mengatakan bahwa Bimtek menjadi momentum strategis untuk menyamakan visi, memperkuat koordinasi, sekaligus meningkatkan kompetensi anggota dewan agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Melalui Bimtek ini, kami semakin memahami arah kebijakan nasional dalam mendorong pertumbuhan daerah yang selaras dengan cita-cita pemerintah. Dan tentunya, Fraksi PKS Ciamis akan senantiasa berkomitmen menghadirkan solusi yang nyata, berpihak kepada rakyat, serta mengawal setiap kebijakan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Nana.

Ia menerangkan terkait fokus utama dalam kegiatan tersebut. Yaiti memahami program nasional untuk meningkatkan pertumbuhan daerah selaras dengan gagasan nasional.

Kedua, memperkuat koordinasi dan kerja sama antara anggota DPRD dengan pimpinan partai di wilayah masing-masing.

Ketiga, mengoptimalkan pelaksanaan tugas anggota dewan sesuai fungsi komisi yang diemban.

Selain itu, Bimtek juga menekankan pentingnya mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Selain itu, mengokohkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Nana menegaskan bahwa penguatan kapasitas anggota legislatif tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pembahasan kebijakan di DPRD, tetapi juga memastikan setiap keputusan yang diambil mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.

“Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan rakyat, mulai dari peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya anggota legislatif merupakan bagian dari ikhtiar partai dalam menghadirkan politik yang melayani.

“PKS meyakini bahwa kekuatan seorang anggota dewan bukan hanya diukur dari kemampuan berbicara di ruang sidang, tetapi dari kapasitasnya menghadirkan manfaat bagi masyarakat,”tambahnya.

Karena itu, lanjut Didi, Bimtek ini menjadi bekal penting agar setiap kader yang mendapat amanah di legislatif semakin profesional, berintegritas, serta mampu melahirkan solusi atas berbagai persoalan rakyat.

“Kami berharap semangat Kuatkan Sinergi, Hadirkan Solusi benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata di Kabupaten Ciamis,” pungkas Didi.

Continue Reading

News

PKS Ciamis Perkuat Relawan & Saksi Lewat Training Orientasi Partai

Published

on

By

CIAMIS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Bidang Relawan dan Saksi Nasional pada Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas kader, relawan, dan saksi agar semakin profesional, berintegritas, serta siap mengawal proses demokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan yang diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis tersebut bertujuan membangun pemahaman yang utuh mengenai peran relawan dan saksi sebagai garda terdepan dalam perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Didi Sukardi, S.E., menegaskan bahwa relawan dan saksi memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada momentum pemilu, tetapi juga dalam mengawal aspirasi masyarakat secara berkelanjutan.

“Relawan dan saksi bukan hanya bertugas saat pemilu. Mereka harus menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki kapasitas yang baik, serta siap melayani masyarakat dalam berbagai kesempatan,”terangnya.

Karena itu, kata Didi, Training Orientasi Partai menjadi bekal penting agar seluruh relawan dan saksi memiliki visi, semangat, dan pemahaman yang sama dalam menjalankan amanah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat soliditas organisasi PKS mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, PKS Ciamis tentunya sangat optimistis mampu menghadirkan pelayanan yang semakin responsif, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya.

Diketahui, Training Orientasi Partai (TOP) merupakan program nasional Bidang Relawan dan Saksi PKS yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, integritas, serta kesiapan relawan dan saksi dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat budaya pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen PKS dalam menghadirkan politik yang melayani.

Melalui kegiatan ini, DPD PKS Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus membangun relawan dan saksi yang tangguh, profesional, serta siap menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dan perjuangan politik yang berpihak pada kepentingan publik.

Continue Reading

News

Fraksi PKS DPRD Ciamis Tegaskan KUA-PPAS Harus Berasas Manfaat di Tengah Himpitan Efisiensi Anggaran

Published

on

By

Ciamis —Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) harus bertumpu pada asas kemanfaatan bagi masyarakat.

Sikap tersebut disampaikan dalam Pandangan Umum Fraksi PKS pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ciamis, Kamis (23/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Anggota Fraksi PKS Ciamis, H. Dodi Efendi menilai bahwa penyusunan KUA-PPAS merupakan momentum krusial dalam  memastikan arah pembangunan daerah tetap berorietasi kepada kepentingan masyarakat.

Hal ini terutama di tengah gencarnya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta penyesuaian fiskal di tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Fraksi PKS tentu menilai efisiensi anggaran tidak boleh hanya dipahami sebagai upaya pengurangan belanja,”katanya.

“Justru sebaliknya, efisiensi harus dimaknai sebagai langkah mengoptimalkan penggunaan anggaran agar setiap program memberikan manfaat nyata, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik,”terangnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Ciamis, Nana Sutisalna S.Ag menyatakan bahwa Fraksi PKS memiliki kesiapan untuk memberikan kritik konstruktif sekaligus solutif dalam pembahasan KUA-PPAS.

“Dan terkait hal ini, Fraksi PKS berharap Pemerintah Kabupaten Ciamis mampu menyusun skala prioritas pembangunan yang adaptif terhadap tantangan fiskal, tanpa mengurangi kualitas layanan dasar maupun program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.

Continue Reading

Trending