Connect with us

News

Becak Listrik Disebar, DPRD Ciamis Tegaskan Pentingnya Evaluasi & Monitoring

Published

on

CIAMIS — Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis, Ibnu Abdillah Hamam Fauzi, mengapresiasi bantuan 160 unit becak listrik yang disalurkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.

Menurut Ibnu, bantuan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak yang sebagian di antaranya telah berusia lanjut.

Namun, ia mengingatkan agar bantuan becak listrik tidak berhenti pada seremoni penyerahan.

Pemerintah Kabupaten Ciamis perlu memastikan bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi penerimanya dalam jangka panjang.

“Kami anggota yang berada di Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi atas bantuan 160 becak listrik dari Presiden Republik Indonesia kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis. Ini merupakan bentuk perhatian negara kepada masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak yang sebagian sudah lanjut usia,” ujar Ibnu.

Ia mengatakan DPRD akan mendorong Pemkab Ciamis melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan becak listrik tersebut.

Monitoring, kata dia, penting untuk memastikan ketepatan penerima, kondisi kendaraan, keberlanjutan perawatan, hingga dampaknya terhadap peningkatan pendapatan keluarga penerima bantuan.

“Namun, kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tidak berhenti pada seremoni penyerahan. DPRD akan mendorong Pemkab Ciamis melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatannya,” katanya.

DPRD Soroti Perbedaan Data

Selain aspek pemanfaatan, Ibnu juga menyoroti perlunya rekonsiliasi data terkait jumlah dan distribusi bantuan becak listrik.

Ia menyebut terdapat informasi mengenai total bantuan sebanyak 160 unit. Namun, berdasarkan rincian distribusi di lima kecamatan yang diberitakan, jumlahnya disebut mencapai 155 unit.

Perbedaan tersebut, menurut Ibnu, perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Kami juga mencatat perlunya rekonsiliasi data karena total bantuan disebut 160 unit, sementara rincian distribusi lima kecamatan yang diberitakan berjumlah 155 unit. Ini perlu diklarifikasi agar data publik dan data administrasi pemerintah benar-benar konsisten,” tegasnya.

Ukuran Keberhasilan Bukan Sekadar Jumlah Bantuan

Ibnu menegaskan bantuan pemerintah harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas. Bukan hanya dilihat dari jumlah bantuan yang diserahkan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bantuan tersebut mampu menunjang aktivitas ekonomi para pengayuh becak dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.

“Prinsip kami sederhana: bantuan pemerintah harus tepat sasaran, tepat manfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ibnu.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak semestinya hanya diukur dari berapa banyak unit bantuan yang disalurkan.

“Ukuran keberhasilannya bukan berapa banyak bantuan yang diserahkan, tetapi berapa banyak masyarakat yang kehidupannya menjadi lebih sejahtera setelah menerima bantuan,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Tinggalkan Balasan

News

TOP Dapil 4 PKS Ciamis Digelar, Ratusan Peserta Siap Perkuat Kaderisasi

Published

on

By

CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis kembali menggelar Training Orientasi Partai (TOP) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan konsolidasi struktur partai di tingkat daerah pemilihan.

Kegiatan TOP Dapil 4 tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Huda 2.

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan kegiatan TOP menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai, visi, misi, serta arah perjuangan partai.

“TOP ini bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kader yang memiliki pemahaman, komitmen, dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Didi Sukardi.

Menurutnya, kaderisasi merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi politik.

Karena itu, kegiatan seperti TOP perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan saksi di berbagai tingkatan.

Didi menambahkan, para peserta diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi sebagai bagian dari struktur PKS, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pelaksanaan TOP Dapil 4 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarkader.

Dengan jumlah peserta mencapai 200 orang, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas struktur PKS di wilayah Dapil 4 Kabupaten Ciamis.

“Jadi PKS Kabupaten Ciamis ingin menegaskan bahwa penguatan kaderisasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang terstruktur, solid, dan dekat dengan masyarakat,”pungkasnya.

Continue Reading

News

PKS Ciamis Gelar TOP Relawan dan Saksi, Target Menang di Setiap Teritori

Published

on

By

CIAMIS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis menggelar Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi di STAI Al-Ma’arif Imbanagara, Ciamis, belum lama ini.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Ciamis.

TOP menjadi bagian dari penguatan struktur dan kesiapan kader PKS menghadapi agenda politik mendatang.

Ketua DPD PKS Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan pelatihan relawan dan saksi memiliki posisi penting dalam memperkuat kerja-kerja politik partai hingga tingkat teritorial.

Menurutnya, setiap peserta diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan pemenangan PKS di wilayah masing-masing, bukan hanya saat momentum pemilu, tetapi juga dalam membangun kedekatan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Target kita adalah bagaimana PKS bisa menang di setiap teritori masing-masing. Karena itu, relawan dan saksi harus dipersiapkan dengan baik, memiliki kapasitas, solid, serta memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Didi.

Ia menambahkan, penguatan kader dan relawan juga diarahkan untuk mewujudkan target politik PKS Ciamis dalam jangka panjang, termasuk mendorong kader pelopor untuk maju dan menjadi Bupati Ciamis.

Didi menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja politik yang terencana, konsisten dan dilakukan bersama-sama oleh seluruh struktur serta kader PKS.

“Cita-cita mencalonkan kader pelopor menjadi Bupati Ciamis bukan pekerjaan satu atau dua orang. Ini membutuhkan kekuatan seluruh kader, relawan, saksi dan struktur partai yang bekerja secara terukur,” katanya.

Continue Reading

News

PKS Ciamis Bidik Kemenangan, Targetkan Kader Jadi Bupati

Published

on

By

CIAMIS – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Ciamis terus memperkuat konsolidasi internal untuk menghadapi agenda politik mendatang.

Salah satunya melalui pelaksanaan Training Orientasi Partai (TOP) bidang Relawan dan Saksi se-Dapil 6 yang berlangsung di STAI Putra Galuh, Ciamis, pada 14 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur kader dan struktur PKS di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 6.

Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat kesiapan relawan dan saksi hingga tingkat lapangan.

Ketua DPD PKS Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan target politik partai di Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, relawan dan saksi memiliki peran strategis dalam memastikan kerja-kerja politik PKS berjalan secara terorganisasi, terukur, dan memiliki kedekatan dengan masyarakat.

“Target kita jelas, PKS harus menjadi partai pemenang di Ciamis. Karena itu, seluruh kader harus memiliki kesiapan, militansi, dan kemampuan untuk bekerja bersama masyarakat,” ujar Didi.

Ia mengatakan, target tersebut tidak berhenti pada peningkatan perolehan kursi legislatif. PKS juga menargetkan lahirnya kader terbaik yang mampu memimpin Kabupaten Ciamis.

“Target akhirnya adalah bagaimana kader PKS bisa menjadi Bupati Ciamis. Ini memang bukan pekerjaan ringan, tetapi kalau dilakukan dengan kerja keras, konsolidasi yang kuat, dan niat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, insyaallah bisa diwujudkan,” katanya.

Didi menambahkan, TOP Relawan dan Saksi menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi struktur partai. Para peserta diharapkan mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat dan menjaga integritas dalam setiap proses politik.

Dengan konsolidasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PKS Ciamis optimistis dapat meningkatkan kekuatan politiknya sekaligus membuka peluang lebih besar untuk memenangkan kontestasi politik di Kabupaten Ciamis.

Continue Reading

Trending